Waka MPR Eddy Soeparno Puji Langkah Prabowo Evaluasi MBG Agar Lebih Tepat Sasaran

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan apresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

Menurut Eddy, kebijakan Presiden Prabowo mengevaluasi MBG juga tepat, karena di tengah ketatnya ruang fiskal, efisiensi program adalah keputusan yang realistis.

BACA JUGA: Sebagian Besar Publik Dukung MBG, Masyarakat Rasakan Dampak Positif

“Sejak awal pemerintahan beliau, Presiden selalu bekerja berdasarkan prinsip no one is left behind, khususnya bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi dan paling membutuhkan,” kata Eddy dalam keterangannya, Sabtu (18/4).

Selain itu, Eddy mengatakan langkah Presiden Prabowo mendahulukan MBG untuk anak-anak yang membutuhkan menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap prinsip keadilan sosial di mana kebijakan publik diarahkan untuk menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan terlebih dahulu.

BACA JUGA: Survei Cyrus: Masyarakat Mendukung MBG, tetapi Menginginkan Perbaikan Tata Kelola

“Keputusan ini mencerminkan sensitivitas pemerintah terhadap kondisi riil di lapangan. Prioritas kepada daerah yang membutuhkan merupakan bentuk konkret dari kebijakan yang berbasis kebutuhan di daerah-daerah yang rentan gizi maupun kemiskinan,” terang Eddy.

Doktor Ilmu Politik UI ini menilai pendekatan berbasis kebutuhan ini penting untuk memastikan efektivitas program MBG, terutama dalam upaya menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia ke depan.

BACA JUGA: Dukung MBG, Ketua PPJI Kota Bekasi Dorong SPPG Hadirkan Pangan Sehat & Ekonomis

“Kami berharap pemberian MBG ke depannya didasarkan pada keakurasian data agar mereka yang berhak menerima MBG, senantiasa mendapatkan asupan gizi yang disediakan oleh negara," ujar Eddy,

Terakhir, Eddy juga menekankan implementasi program ini harus disertai dengan pengawasan yang ketat meningat banyaknya keluhan atas kualitas dan porsi makanan MBG yang tidak sesuai dengan kriteria sebagaimana ditentukan BGN.

“Dalam berbagai kunjungan ke daerah kami mendapatkan masukan tentang SPPG yang belum amanah menjalankan fungsinya dengan mengurangi volume atau kualitas makanan yang sudah menjadi haknya pra penerima," ungkap Eddy.

Eddy juga menitipkan pesan kepada seluruh pengelola SPPG untuk bekerja tekun dan jujur, serta jangan sekali-sekali mengambil 'jalan pintas' untuk mendapatkan keuntungan besar.

“Ingat, mengambil hak orang lain itu tidak saja salah tetapi juga menunjukkan rendahnya moral si pelaku. Oleh karenanya saya mengimbau seluruh pengelola SPPG utk memberikan kualitas dan layanan makanan yg terbaik untuk anak-anak kita," pesan Waketum PAN ini. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Potret Warga Lebanon Kembali ke Rumah Dikawal Ketat Tentara PBB
• 42 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Sekjen PDI-P: Saat Pemerintahan Jokowi, Ada Banyak Kritik Juga dan Ternyata Benar
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Perbedaan BBM Subsidi dan BBM Non Subsidi yang Naik Hingga Rp23 Ribuan Perliter
• 13 jam laludisway.id
thumb
Motor Baru Sundiro Honda Siap Tantang Pasar, Irit dan Fungsional
• 21 jam lalueranasional.com
thumb
Pj Sekda Puncak Tinjau Korban Kontak Tembak Sinak, Status Darurat Ditetapkan 14 Hari
• 13 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.