Masyarakat Diminta Jangan Terprovokasi Isu Perkarakan Jusuf Kalla Demi Kerukunan

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menuai sorotan publik, hingga berujung pada laporan ke Polda Metro Jaya yang dilayangkan oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Pemuda Katolik.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Dolok Sanggul Se-Indonesia, Arnod Sihite meminta situasi tersebut disikapi bijak dengan mengedepankan kerukunan dan kejernihan berpikir.

Baca Juga :
Jusuf Kalla Pertimbangkan Ini Usai Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama
PB HMI Minta Publik Kedepankan Rasionalitas Sikapi Polemik Jusuf Kalla

Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) itu tak setuju jika persoalan tersebut dibawa ke ranah hukum.

Sebab menurutnya langkah yang lebih bijak adalah mengedepankan klarifikasi serta dialog terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas, seraya tetap menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Beliau adalah tokoh nasional, karena itu, setiap pernyataan tentu akan menjadi perhatian publik dan perlu disikapi dengan kehati-hatian agar tidak menimbulkan beragam tafsir,” ucap Arnod, dikutip Sabtu 18 April 2026.

Arnod mengimbau semua pihak untuk menaruh fokus membantu pemerintah menguatkan ekonomi di tengah tekanan global, bukan memperkeruh soliditas bangsa.

“Saya harap hal-hal seperti ini tidak masuk ke ranah politik, karena akan berpotensi menimbulkan persoalan baru,” tegas Arnod.

Senada dengan Arnod, Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Victor Tinambunan juga mengingatkan pentingnya menjaga kejernihan berpikir, kebijaksanaan, dan semangat persatuan dalam menyikapi dinamika yang berkembang.

Victor menuturkan, jika terdapat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman ajaran agama, maka klarifikasi perlu dilakukan untuk menjernihkan masalah.

Selain itu, langkah bijak seperti permohonan maaf juga dinilai bisa menjaga harmoni.

“Ephorus HKBP mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta terus menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi penting kehidupan bangsa,” ujar Victor.

Adapun, Jusuf Kalla melalui juru bicaranya Husain Abdullah memberikan klarifikasi atas polemik ceramah yang berujung pelaporan kepolisian. Husain menegaskan,pernyataan JK bukan pendapat pribadi.

Dalam ceramahnya JK hanya menggambarkan realitas sosial terkait konflik di Poso dan Ambon yang didasarkan pada isu agama.

“Jadi, apa yang disampaikan Pak JK bukan pendapat pribadi tetapi realitas sosial saat itu yang berkembang di antara mereka yang saling berkonflik,” ucap Husain.

Baca Juga :
Dilaporkan JK, Jawaban Rismon Sianipar Sungguh Tak Terduga
JK Kembali Dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama Atas Ceramahnya
Tausiah Lengkap Jusuf Kalla yang Dituding Lecehkan Ajaran Kristen

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Beri Arahan Ketua DPRD se-Indonesia di Retret Magelang Hari Ini
• 22 jam laludetik.com
thumb
Pramono Minta BUMD Jakarta Berani Ekspansi ke Luar Negeri: Tidak Jago Kandang
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Danone Klarifikasi Foto Balita di Kemasan AQUA, Sebut Label Sekunder pada Kemasan Bundling
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Megawati Tiba di Sekolah Partai PDI-P, Jadi Keynote Speaker Peringatan 70 Tahun KAA
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Prakiraan Cuaca Hari Ini Sabtu 18 April 2026: Hujan Ringan Mendominasi
• 21 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.