Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan Peredaran 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Riau

pantau.com
22 jam lalu
Cover Berita

Bengkalis, 17-04-2026 – Sinergi Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Riau, Bea Cukai Bengkalis, dan Bareskrim Polri kembali membuahkan hasil dalam upaya pemberantasan narkotika. Pada Rabu dini hari (15/04), tim gabungan mampu menindak peredaran narkotika jenis sabu seberat 21,9 kilogram di sebuah hotel kawasan Senggoro, Bengkalis.

Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis, Novryansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil respons cepat atas informasi yang diterima sehari sebelum penindakan. “Tim segera bergerak melakukan penyisiran darat dan laut hingga akhirnya berhasil mengamankan barang bukti dan pelaku di lokasi,” ujarnya.

Dalam operasi yang dilakukan sekitar pukul 03.00 dini hari tersebut, tim gabungan mengamankan seorang terduga pelaku berinisial R (29). Dari lokasi kejadian, petugas menemukan 20 bungkus plastik berisi narkotika jenis methamphetamine atau sabu yang telah dikonfirmasi melalui uji narcotest. Barang bukti tersebut disimpan dalam dua tas ransel, bersama dua unit telepon genggam milik pelaku.

Novryansyah menjelaskan bahwa berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengaku menerima imbalan sebesar Rp8 juta untuk mengantarkan barang tersebut dari Bengkalis menuju Pekanbaru. “Ini menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkotika masih aktif memanfaatkan wilayah ini sebagai jalur distribusi,” ungkapnya.

Penindakan ini tidak hanya menjadi bentuk penegakan hukum atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Dengan nilai barang bukti yang diperkirakan mencapai Rp32,8 miliar, penggagalan ini diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 109 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

“Keberhasilan ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut masa depan generasi bangsa. Kami memperkirakan sekitar 109.658 jiwa dapat terselamatkan,” tambah Novryansyah.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya dalam menjalankan peran sebagai community protector. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga masyarakat dan kedaulatan negara dari ancaman penyelundupan barang berbahaya, khususnya narkotika,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wali Kota Surabaya Cup 2026 Siap Digelar, Fokus Pembinaan Atlet Golf Junior
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PMTI Kaltim Resmi Dilantik, Dukungan Mengalir untuk Yulius Selvanus Lumbaa di Pucuk Pimpinan Pusat
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Emosi Gara-Gara Tak Dipinjami Ponsel, Anak Tega Bunuh Ibu Tiri | BERUT
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
LPSK Siap Beri Perlindungan 20 Korban Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pramono Dorong Warga Gunakan Transportasi Umum
• 8 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.