HARIAN FAJAR, MAROS – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun 2026 resmi ditutup Sabtu (18/4/2026), di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros. Tuan rumah keluar sebagai juara umum mengumpulkan 560 poin. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari proses pembinaan nilai-nilai Al-Qur’an yang berkelanjutan di daerah tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian penting dari pembinaan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat Sulawesi Selatan.
“MTQ ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar membumi dalam kehidupan,” katanya saat ditemui di lokasi acara.
Lebih lanjut, Ali Yafid menilai pelaksanaan MTQ tahun ini mengalami peningkatan signifikan, terutama dalam hal objektivitas dan profesionalitas penilaian.
“Perubahan sistem penampilan peserta yang lebih objektif menunjukkan komitmen menjaga marwah MTQ sebagai ajang yang adil, profesional, dan bermartabat,” jelasnya.
Peran Pemerintah dan Silaturahmi Antar DaerahBupati Maros, Chaidir Syam, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah MTQ XXXIV ini. Ia menilai ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi antar kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
“Yang paling utama dari MTQ ini adalah terjalinnya silaturahmi yang kuat. Ini merupakan kehormatan bagi masyarakat Maros,” bebernya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui sambutan gubernur yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ishaq Iskandar, memberikan apresiasi atas pelaksanaan MTQ yang berjalan tertib dan sukses di Maros.
“Pemprov juga menyatakan komitmennya untuk mendukung para juara melalui pembinaan lanjutan serta persiapan menuju MTQ tingkat nasional,” pungkasnya.
Daftar Peringkat dan Keberhasilan PesertaBerdasarkan keputusan dewan hakim, Kota Makassar berhasil menempati posisi kedua dengan perolehan 400 poin, diikuti Kabupaten Pinrang di peringkat ketiga dengan 285 poin. Peringkat selanjutnya ditempati oleh Luwu Timur, Gowa, Pangkep, Wajo, Parepare, Sidrap, serta Palopo dan Takalar yang berbagi posisi kesepuluh.
Ali Yafid menambahkan bahwa capaian para peserta, terutama keberhasilan Kabupaten Maros sebagai juara umum, merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan.
“MTQ bukan akhir, tetapi bagian dari proses panjang dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang unggul,” bebernya.
Penutupan MTQ yang berlangsung sejak 12 hingga 18 April 2026 itu dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kepala daerah dari 24 kabupaten/kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kementerian Agama, dewan hakim, serta seluruh kafilah peserta.
Hasil MTQ XXXIV Sulsel
Maros – 560 poin
Makassar – 400 poin
Pinrang – 285 poin
Luwu Timur – 191 poin
Gowa – 186 poin
Pangkep – 121 poin
Wajo – 97 poin
Parepare – 76 poin
Sidrap – 72 poin
Palopo/Takalar – 48 poin.





