JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas kelautan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan pantauan terbaru, terdapat potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia yang berlaku mulai tanggal 19 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 22 April 2026 pukul 07.00 WIB.
Kondisi ini dipicu oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara yang bergerak dari Barat Laut - Timur Laut, serta di bagian selatan yang bergerak dari Timur Laut - Tenggara dengan kecepatan mencapai 25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka, Samudra Hindia barat Aceh, dan Laut Arafuru.
Berikut adalah daftar wilayah perairan yang diprediksi terdampak berdasarkan data resmi BMKG:
Baca Juga: Peringatan Potensi Hujan BMKG 17-23 April 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat-Ekstrem
Peluang Tinggi Gelombang 2.5 - 4.0 Meter- Samudra Hindia selatan Jawa Timur
- Samudra Hindia selatan Bali
- Samudra Hindia selatan NTB
- Selat Malaka bagian utara
- Samudra Hindia barat Aceh
- Samudra Hindia barat Kep. Nias
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai
- Samudra Hindia barat Bengkulu
- Samudra Hindia barat Lampung
- Samudra Hindia selatan Banten
- Samudra Hindia selatan Jawa Barat
- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah
- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta
- Samudra Hindia selatan NTT
- Laut Sulawesi bagian timur
- Laut Maluku
- Samudra Pasifik utara Maluku
- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya
- Samudra Pasifik utara Papua Barat
- Samudra Pasifik utara Papua
- Laut Arafuru bagian barat
- Laut Arafuru bagian tengah
- Laut Arafuru bagian timur
Saran Keselamatan Pelayaran
BMKG menekankan adanya risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran bagi berbagai jenis kapal. Nelayan yang menggunakan perahu kecil diimbau waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan gelombang di atas 1.25 meter.
Baca Juga: Tawuran 2 Kelompok di Tanah Abang Berujung Kebakaran Lapak Pedagang | SAPA PAGI
Untuk Kapal Tongkang, risiko meningkat saat angin mencapai 16 knot dengan gelombang 1.5 meter. Sementara bagi Kapal Ferry, diharapkan waspada pada kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 meter.
Penulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- bmkg
- peringatan dini
- gelombang tinggi





