JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendesak aparat kepolisian menangkap dalang tawuran di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.
Pramono meminta aparat penegak hukum menindak tegas inisiator dari tawuran di Petamburan yang berlangsung berjilid-jilid.
BACA JUGA:Soal Penghentian Total Open Dumping, Wamen LH Wajibkan Pilah Sampah dari Hulu
BACA JUGA:PPIH Arab Saudi Tiba di Tanah Suci, Siapkan Penyambutan Jemaah Kloter Pertama 22 April
"Penegak hukum dalam hal ini Kepolisian untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapapun yang menjadi inisiator dari tindakan kekerasan ini," kata Pramono di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu, 19 April 2026, malam.
Pramono mengaku sudah mendapat laporan terkait bentrokan massa di kawasan Petamburan.
Oleh karena itu, Mas Pram sapaan akrab Pramono, meminta Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin dan pihak kepolisian agar dapat meredam amarah kedua belah pihak yang bertikai agar situasi keamanan di Petamburan dapat segera stabil.
BACA JUGA:Sulsel Tak Pernah Absen! YCR 2026 Kembali Bakar Semangat Balap di Sidrap
"Saya minta untuk segera didamaikan, dihentikan, dan mudah-mudahan tidak terjadi lagi," pungkasnya.
Adapun tawuran di Petamburan pecah diduga dipicu oleh aksi saling tembak petasan hingga mengakibatkan dua gerobak PKL hangus terbakar.
Insiden bentrokan antar remaja di Petamburan ini pun viral di media sosial (medsos).
BACA JUGA:JK Blak-blakan: Kasih Tau ke Termul, Jokowi Jadi Presiden karena Saya!
Dalam video yang beredar luas di medsos, tampak api berkobar membakar gerobak PKL di lokasi bentrokan.
Sejumlah warga hanya mampu menyaksikan tawuran tanpa bisa melerainya.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyebut aksi tawuran ini melibatkan dua kelompok warga beda RW di Kelurahan Petamburan.
- 1
- 2
- »





