Penulis: Fityan
TVRINews – Kyiv
Polisi Ukraina Tembak Mati Pelaku Penembakan Kyiv
Satuan tugas khusus kepolisian Ukraina berhasil melumpuhkan seorang pria bersenjata yang menewaskan sedikitnya enam orang dalam aksi penembakan brutal dan penyanderaan di Kyiv, Sabtu 18 April 2026.
Insiden berdarah ini bermula di distrik Holosiivskyi, saat pelaku melepaskan tembakan secara acak ke arah warga sipil di jalanan sebelum akhirnya melarikan diri dan membarikade diri di dalam sebuah supermarket setempat.
Seorang anggota Unit Respons Operasional Cepat (KORD) berjaga di samping kendaraan lapis baja di luar sebuah supermarket, tempat polisi Ukraina menembak mati seorang pria yang melepaskan tembakan di sebuah distrik kota dan membarikade dirinya di dalam supermarket tersebut pada Sabtu, 18 April 2026. [Foto: Valentyn Ogirenko/ Via Al Jazeera)]Menteri Dalam Negeri Ukraina, Ihor Klymenko, mengonfirmasi bahwa unit taktis kepolisian terpaksa menyerbu lokasi setelah negosiasi yang berlangsung selama 40 menit menemui jalan buntu. Selama pengepungan, pelaku terus melepaskan tembakan ke arah petugas.
“Kami telah berupaya membujuknya, mengingat ada laporan mengenai korban luka di dalam ruangan,” ujar Klymenko kepada Associated Press. “Kami bahkan menawarkan bantuan medis berupa tourniquet untuk menghentikan pendarahan, namun ia tidak memberikan respons.”
Karena ancaman yang kian mendesak, otoritas keamanan akhirnya memberikan instruksi untuk melakukan tindakan terukur guna menetralisir pelaku.
Profil Pelaku dan Korban
Jaksa Agung Ruslan Kravchenko mengidentifikasi pelaku sebagai pria berusia 58 tahun kelahiran Moskow. Meski demikian, motif di balik serangan mematikan ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang.
Presiden Volodymyr Zelenskyy melalui unggahannya di platform X menyatakan bahwa empat sandera berhasil diselamatkan dalam operasi tersebut.
Namun, tragedi ini menyisakan duka mendalam dengan 10 orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit, termasuk seorang anak kecil.
Investigasi Kepemilikan Senjata
Polisi mengamankan tempat kejadian perkara setelah seorang pria menembak mati enam orang di Kyiv, Ukraina, pada Sabtu. (Foto: Anadolu) Menteri Klymenko mengungkapkan fakta krusial bahwa pelaku membawa senjata api yang terdaftar secara resmi.
Berdasarkan catatan kepolisian, pria tersebut baru saja memperpanjang izin senjatanya pada Desember 2025 dengan melampirkan sertifikat medis yang sah.
“Penyidik akan menelusuri institusi medis mana yang menerbitkan dokumen kesehatan tersebut,” tegas Klymenko, merujuk pada evaluasi prosedur perizinan senjata.
Dalam pernyataan resminya, Presiden Zelenskyy menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pemerintah untuk transparansi informasi.
"Kami mengharapkan investigasi yang cepat dan menyeluruh," tulis Zelenskyy sembari menginstruksikan jajarannya untuk membuka seluruh informasi yang telah terverifikasi kepada publik.
Editor: Redaktur TVRINews





