Bisnis.com, JAKARTA — PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOMF) atau WOM Finance menyampaikan pembiayaan investasi memiliki porsi sebesar 30% dari total portofolio pembiayaan di perusahaan.
Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi mengatakan kontribusi itu masih sejalan dengan nilai porsi pembiayaan investasi dari total portofolio secara keseluruhan di industri pembiayaan, yang mencapai 32,79% per Februari 2026.
“Sedangkan untuk tren pembiayaan investasi di perusahaan relatif masih tergolong cukup stabil ditengah dinamika industri dan persaingan yang semakin ketat,” ungkapnya kepada Bisnis, dikutip pada Minggu (19/4/2026).
Kendati demikian, dirinya tidak menampik masih ada tantangan yang masih dihadapi dalam penyaluran pembiayaan investasi. Tantangan itu meliputi menjaga kualitas pembiayaan, peningkatan risiko kredit, serta naik turunnya permintaan pasar.
Untuk menghadapi hal tersebut, Cincin berujar WOM Finance menerapkan strategi yang lebih prudent melalui penguatan analisis kredit, pengelolaan portofolio secara lebih diversifikasi, serta fokus pada pembiayaan yang memiliki fundamental dan arus kas yang lebih terukur.
“Selain itu WOM Finance juga secara berkala melakukan monitoring terhadap kinerja pembiayaan yang juga terus ditingkatkan guna menjaga kualitas aset secara berkelanjutan,” ucapnya.
Untuk diketahui, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pembiayaan investasi menjadi satu-satunya jenis pembiayaan yang mencatatkan pelemahan. Per Februari 2026, pembiayaan investasi turun 2,89% (year on year/YoY) menjadi Rp167,92 triliun.
Menanggapi hal itu, Cincin menegaskan pembiayaan investasi di perusahaan masih cenderung stabil, hal ini dipengaruhi oleh permintaan pasar dan kondisi ekonomi. Strategi menahan ekspansi dan pembiayaan jangka pendek saat ini bukan menjadi fokus perusahaan.
“Dalam hal ini perusahaan tetap terbuka untuk beberapa potensi pengembangan bisnis, namun tetap menyesuaikan dengan analisa risiko dan potensi pasar untuk tetap menjaga kualitas pembiayaan,” tuturnya.





