jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar M. Sarmuji membuka Muspinas III BMK 1957 di DPP Partai Golkar, Minggu (19/4).
Sarmuji meminta Muspinas III Barisan Muda Kosgoro (BMK) perlu mereview semua program-program yang selama ini sudah dilakukan sebagai bahan dasar untuk menyusun program umum nanti kalau dilakukan musyawarah.
BACA JUGA: DPP BMK 1957 Apresiasi Konsolidasi Paripurna DPD DKI Jakarta
Menurut dia hal ini penting karena harus menyusun program yang related dengan zamannya.
"Sesuatu itu harus relevan dengan masyarakat, sekaligus harus rileks dan relevan dengan zaman. Ya, ini penting BMK 1957 adalah Ormas di dalam tubuh yang berafiliasi pada Partai Golkar yang bisa menjadi wahana sosialisasi, mengenalkan politik itu apa dengan cara-cara yang mungkin tidak politik," kata Sarmuji.
BACA JUGA: BMK 1957 Turun ke Warga, Bagikan Ribuan Kantong Beras
Sarmuji menyontohkan BMK 1957 bisa membuat acara-acara yang ringan, tetapi ada selingan-selingan pendidikan politiknya, bisa juga membuat acara musik, membuat acara olahraga yang kesemuanya sesuai dengan keinginan dan hobi anak-anak muda.
"Kalau di kalangan pelajar, kita bisa membuat bimbingan belajar online yang belum banyak dilakukan orang, atau kita bisa mengadakan kursus, wawancara kerja, dan sebagainya tanpa ada pesan-pesan politik yang keras," jelasnya.
BACA JUGA: Kunjungi Masjid Peninggalan Orde Baru, BMK 1957 Gelar Giat Sosial
Dia menyebutkan anak muda kadang-kadang tidak suka ada pesan-pesan politik yang keras, tetapi mungkin mereka lebih suka yang bersifat ajakan, keterlibatan, dan sebagainya.
"Keterlibatan pelan-pelan akan menjadikan seseorang merasa satu frekuensi merasa satu kesamaan perasaan sehingga mereka pelan-pelan akan tertarik pada partai. Kalau gitu, asal kegiatannya relate, dan relevan dengan anak-anak muda di kampus lebih bagus lagi," harapnya.
Sementara itu, Ketua Umum BMK 1957 Kemas Ilham Akbar menyatakan dalam Muspinas III ingin mengabadikan dan menetapkan Agung Laksono sebagai Bapak Kosgor 1957, dan masuk di dalam anggaran dasar Kosgoro 1957.
"Kami ingin Pak HR Agung Laksono menjadi Bapak Kosgoro 1957, karena jasa-jasa beliau yang bukan hanya melahirkan beserta para pendiri lainnya, tetapi juga membesarkan kemudian memberikan perhatian yang luas dan sangat fokus, mengurus semua kader bukan hanya di tingkat pusat, di tingkat daerah pun merasakan," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Ilham menyatakan dalam Muspinas III ini i akan menjadi agenda utama yang akan diperjuangkan dan harus goal pada mubes Kosgoro 1957 yang akan datang.
"Ini harus goal dan terwujud dalam Mubes Kosgoro 1957 nanti," tegasnya.
Terkait keinginan Sekjen Partai Golkar yang meminta BMK 1957 untuk membuat program-program yang digemari anak muda, Ilham mengatakan BMK 1957 sudah melakukan pendekatan-pendekatan pada anak muda dengan melihat kegemaran dan hobi anak muda.
"Sebenarnya BMK 1957 dari awal periode kita sudah banyak membuat program-program yang sangat digemari oleh pemuda, terutama memang kita melihat kan ada tiga hal yang kita anggap mereka senang. yaitu olahraga, musik dan film. Kita dulu pernah menyelenggarakan solidarity sport fest. Dalam satu pekan dilakukan kegiatan olahrag, acara band dan fashion show. kita laksanakan, kita melibatkan seluruh unsur pemuda," tuturnya.
Selain itu, walau Pemilu 2029 masih jauh, sebagai ketua umum, Ilham juga terus mendorong kader-kader BMK 1957 untuk terus melakukan optimalisasi diri ya terjun ke masyarakat sejak sekarang.
"Kami juga selalu menitipkan aspirasi kepada PPK, termasuk juga DPP partai Golkar untuk memberikan ruang yang seluas luasnya untuk kader pemuda partai Golkar yang ada di lingkungan partai Golkar termasuk BMK 1957 dan juga beserta organisasi kepemudaan lainnya untuk diberikan kesempatan dan diberikan porsi," harapnya
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave AF Laksono pun berharap Muspinas III BMK 1957 bisa memantapkan konsolidasi organisasi dalam menjelang mubes, sehingga bisa melakukan persiapan-persiapan konsolidasi internal dan juga menyiapkan program-program yang harus sejalan dengan kebijakan Partai Golkar mengawal semua kebijakan-kebijakan partai Golkar khususnya kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Pak Bahlil Lahadalia.
"Semua program-program pemerintah yang jelas diciptakan untuk kepentingan masyarakat demi kemajuan bangsa dan negara maka kita semua termasuk BMK 1957 harus mengawalinya," tegasnya. (rhs/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota KKB Pelaku Penembakan Tito Karnavian Nekat Tabrak Kendaraan Petugas
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti




