Medan: Empat kabupaten/kota di Sumatra Utara (Sumut) dilanda banjir. Keempat daerah itu yakni Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Deliserdang, serta Kota Tanjungbalai.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima dari Pusdalops Sumut.
"Berdasarkan laporan itu tidak ada korban luka maupun meninggal dunia," ujarnya, dilansir dari Antara, Minggu, 19 April 2026.
Baca Juga :
Waspada, Perairan Sumut Berpotensi Dilanda Gelombang Tinggi Hingga 22 AprilBanjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah disebabkan meluapnya Sungai Lopian menyusul hujan dengan intensitas tinggi sepanjang Sabtu, 18 April 2026. Sedangkan banjir yang melanda Kecamatan Tarutung di Kabupaten Tapanuli Utara terjadi akibat curah hujan yang juga tinggi.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut, dampak dari bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Tapanuli Utara masih dalam pendataan.
Sementara banjir yang melanda Kabupaten Deliserdang mengakibatkan 105 unit rumah yang didiami 400 jiwa teredam di Kecamatan Hamparan Perak. Sedikitnya 35 jiwa terpaksa mengungsi.
Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M.
Selanjutnya Pusdalops mencatat banjir yang melanda Kota Tanjungbalai disebabkan pasang air laut yang meluas di beberapa titik. Berbagai upaya penanganan atas bencana tersebut telah dilakukan oleh sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Selain itu, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.




