Macron Sebut Tentara UNIFIL Prancis Tewas, Tuding Hizbullah di Balik Serangan Tersebut! | BERUT

kompas.tv
16 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyebut satu tentara United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) asal Prancis tewas dan tiga lainnya terluka di Lebanon. Macron mengatakan serangan tersebut diduga dilakukan oleh Hizbullah.

Macron menyampaikan hal itu melalui akun media sosial X miliknya pada Sabtu pagi waktu setempat.

Macron mengatakan tiga prajurit mengalami cedera parah meski telah berhasil dievakuasi.

Macron menuding kelompok Hizbullah bertanggung jawab atas serangan yang dianggap sengaja menargetkan pasukan UNIFIL.

Dalam akun X miliknya, Macron menulis:

“Sersan Mayor Florian Montorio dari Resimen Insinyur Parasut ke-17 di Montauban tewas pagi ini di Lebanon selatan selama serangan terhadap UNIFIL.

Semua indikasi menunjukkan bahwa Hizbullah bertanggung jawab atas serangan ini.”

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga: RS Pemerintah di Lebanon Selatan Rusak, Diduga Jadi Sasaran Serangan Israel | SAPA MALAM

#unifil #emmanuelmacron #prancis #lebanon #hizbullah

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • presiden prancis
  • emmanuel macron
  • unifil
  • tentara prancis
  • lebanon
  • hizbullah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Dituding Geser Posisi Tamara Bleszynski di Pernikahan Teuku Rassya, Nourah Sheivirah Singgung Soal Fitnah
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Jaksa Agung Minta Tak Ada Kriminalisasi Aparat Desa: Saya Tak Bangga
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Pertemuan Letjen Richard dengan Gubernur Sherly Disorot, Satgas PKH Angkat Bicara
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Wali Kota Parepare Terima Kunjungan Komisi III DPR RI
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Turki Ungkap AS-Iran Mau Lanjut Dialog, Pakistan Bersiap
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.