Tubuh Manusia Bisa Disewa AI, Segini Bayarannya

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Transformasi Digital. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah startup menawarkan jasa penyewaan tubuh manusia untuk kepentingan AI. Dengan layanan ini, program komputer atau agen AI bisa menyewa orang untuk melakukan berbagai aktivitas fisik di dunia nyata.

Platform bernama RentAHuman.ai ini didirikan oleh Alexander Liteplo. Tujuannya adalah menyediakan sarana bagi AI untuk mencari dan membayar manusia agar bisa mengerjakan tugas-tugas fisik yang tidak dapat dilakukan secara daring.


Baca: Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi, JK Kasih Jawaban Tak Terduga

Saat peluncuran pada awal Februari 2026, sudah ada lebih dari 130 orang yang mendaftar untuk dikontrak oleh AI. Para pendaftar ini memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari model OnlyFans hingga pemimpin perusahaan atau CEO startup.

Hanya dalam dua hari jumlah manusia yang terdaftar untuk disewa melonjak hingga 73.000 orang. Namun, hanya ada 83 profil yang terlihat di laman "cari manusia" di website tersebut.

Liteplo yakin startup-nya punya peluang besar karena "robot butuh tubuh manusia." Manusia yang tertarik tergabung dalam platform hanya cukup menulis profil yang berisi, antara lain, lokasi dan keahlian, kemudian mencantumkan "harga per jam" masing-masing.

Selelah itu, bot otonom menghubungi orang tertentu berdasarkan tugas yang harus mereka butuhkan. Robot AI lalu bisa memberikan instruksi kepada manusia sewaan mereka dan meminta bukti bahwa tugas yang diberikan kepada mereka sudah selesai.

Bayaran akan diterima oleh manusia sewaan dalam bentuk aset kripto.

Liteplo ingin agar platformnya membentuk ekosistem gig works atau kerja serabutan baru seperti yang telah dipopulerkan oleh Uber, kemudian dicontoh oleh startup lain di seluruh dunia termasuk Gojek dan Grab di Indonesia. AI bisa mengupah manusia, misalnya, untuk mengambil paket atau menghadiri sebuah acara.

Demi menarik sebanyak mungkin agen AI, Liteplo mendesain agar websitenya "ramah" robot. Pengguna didorong untuk membangun koneksi lewat perangkat yang membuat semua jenis bot AI bisa berinteraksi dengan data, server yang dikenal sebagai model context protocol (MCP).

Agen AI seperti Claude atau MoltBot bisa langsung menyewa manusia secara langsung tanpa harus "merepotkan" manusia pengguna bot tersebut.

Dalam website, upah yang diminta tiap manusia beragam mulai dari US$ 1 (Rp 16.800) untuk subscribe sebuah akun di Twitter hingga US$ 100 (Rp 1.680.000) untuk mengambil selfie dengan tulisan "AI membayar saya untuk memegang tulisan ini."


(hsy/hsy) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Kembangkan AI, Microsoft Akan Investasi Rp 177 Triliun di Jepang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Golkar Malra Ditikam, DPD I Maluku: Segera Usut Agar Tetap Kondusif
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Daftar peraih gelar terbanyak di Piala Thomas dan Uber
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Benteng Energi dari Negeri Beruang Merah
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Golkar Maluku Kutuk Penikaman Ketua DPD Maltra Nus Kei, Desak Polisi Usut Tuntas
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Sembunyikan Sabu di Celana, Nelayan di Sultra Tak Berkutik Digerebek Polisi
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.