Potret Pengamanan Nego AS-Iran di Pakistan, Nasib Dunia Dipertaruhkan

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
1/6

Seorang petugas polisi memberi isyarat kepada kendaraan di pos pemeriksaan di dekat Masjid Faisal, saat Pakistan bersiap menjadi tuan rumah fase kedua pembicaraan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Minggu (19/4/2026). Menjelang pertemuan tingkat tinggi tersebut, pengamanan diperketat di sejumlah ruas jalan, dengan pendirian pos-pos pemeriksaan guna memastikan kelancaran dan keamanan selama persiapan berlangsung. (REUTERS/Akhtar Soomro)

2/6

Presiden AS, Donald Trump, memberi sinyal bahwa pembicaraan lanjutan dengan Iran dapat segera dilakukan setelah putaran awal negosiasi berakhir tanpa kesepakatan pada akhir pekan lalu. Pernyataan ini memunculkan harapan baru di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. (REUTERS/Akhtar Soomro)

3/6

Dalam wawancara telepon dengan New York Post, Trump menyebut putaran kedua pembicaraan bisa berlangsung “dalam dua hari ke depan” dan kemungkinan kembali digelar di Islamabad. Ia bahkan menyarankan para pihak tetap berada di Pakistan karena peluang pertemuan lanjutan dinilai cukup besar dalam waktu dekat, meski sempat menyatakan lokasi pertemuan bisa berubah sebelum akhirnya kembali mengarah ke Islamabad. (REUTERS/Akhtar Soomro)

4/6

Trump juga memuji kepala angkatan darat Pakistan, Asim Munir, yang dinilai telah berperan penting dalam menjaga stabilitas. Di sisi lain, jalur diplomasi informal terus diintensifkan untuk membuka kembali ruang dialog antara Washington dan Teheran. (REUTERS/Akhtar Soomro)

5/6

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menyebut peluang pembicaraan lanjutan “sangat mungkin” terjadi, merujuk pada komunikasinya dengan Wakil Perdana Menteri Pakistan, Ishaq Dar. Namun, seorang pejabat AS menegaskan belum ada jadwal resmi karena isu ambisi nuklir Iran masih menjadi ganjalan utama. (REUTERS/Akhtar Soomro)

6/6

Sementara itu, konflik yang telah memasuki minggu ketujuh terus menimbulkan dampak luas secara kemanusiaan dan ekonomi global. Ketegangan meningkat setelah AS memberlakukan blokade di Selat Hormuz. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan kapal tanker asal China tidak akan diizinkan melintas, memicu kritik dari Presiden China, Xi Jinping, serta mendorong lonjakan harga minyak global. (REUTERS/Waseem Khan)

Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MA Tekankan Sosialisasi KUHP-KUHAP Baru ke Masyarakat Luas
• 10 jam lalupantau.com
thumb
My Minister, My Man Abdurrahman
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Maluku Tenggara, Dua Pelaku Diringkus dalam Waktu Singkat
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Masuk Babak Baru, Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang dan Ayahnya Segera Disidang terkait Dugaan Kasus Suap
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Song Joong Ki dan Istri Berpartisipasi dalam Acara Musik Klasik di Seoul
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.