Kilas Balik Piala Thomas dan Uber: Dominasi Indonesia di Putra dan Keperkasaan China di Putri

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

Horsens, VIVA – Menjelang bergulirnya Piala Thomas dan Piala Uber 2026 di Forum Horsens, Denmark, nama Indonesia kembali menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, catatan sejarah mengukuhkan posisi Indonesia sebagai raksasa utama, khususnya dalam sejarah panjang Piala Thomas.

Hingga saat ini, Indonesia masih menyandang status sebagai negara tersukses di dunia dengan koleksi 14 trofi Piala Thomas. Dominasi ini terukir melalui dua masa keemasan: empat gelar beruntun pada periode 1970-an dan puncaknya lima gelar tanpa putus pada era 1994 hingga 2002.

Baca Juga :
Jadwal Lengkap Tim Indonesia di Piala Thomas & Uber 2026: Misi Balas Dendam Skuad Merah Putih!
Laporan HRW Ungkap Tiongkok Tekan Umat Katolik Bawah Tanah Gabung Gereja Resmi Negara

Persaingan Sengit dengan China

Meski Indonesia memegang rekor gelar terbanyak, China terus menempel ketat sebagai rival utama. Negeri Tirai Bambu tersebut tercatat telah mengoleksi 11 gelar. Bahkan, China datang ke edisi 2026 dengan status juara bertahan setelah sukses merebut kembali supremasi tersebut pada edisi 2024 lalu.

Kapten tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian (kanan)
Photo :
  • ANTARA/HO-PBSI

Selain dua negara tersebut, sangat sedikit negara yang mampu mencicipi podium tertinggi. Malaysia berada di posisi ketiga dengan 5 gelar, disusul Jepang, Denmark, dan India yang masing-masing baru mengoleksi satu trofi. Menariknya, Denmark menjadi satu-satunya wakil Eropa yang pernah mematahkan dominasi Asia pada tahun 2016.

Tantangan Sektor Putri di Piala Uber

Berbeda dengan sektor putra, dominasi di Piala Uber masih dipegang teguh oleh China. Mereka adalah tim tersukses sepanjang sejarah dengan raihan 16 gelar juara.

Indonesia sendiri baru mengoleksi 3 gelar Piala Uber yang diraih pada tahun 1975, 1994, dan 1996. Meski secara gelar masih terpaut jauh dari China dan Jepang (6 gelar), namun konsistensi tim putri Indonesia tidak bisa dipandang remeh. Pasukan Srikandi tercatat telah 16 kali menembus babak empat besar, termasuk sukses menjadi finalis pada edisi 2024 lalu.

Daftar Kolektor Gelar Piala Thomas:

  • Indonesia: 14 Gelar (Terakhir 2020)
  • China: 11 Gelar (Terakhir 2024)
  • Malaysia: 5 Gelar (Terakhir 1992)
  • Jepang, Denmark, India: 1 Gelar

Daftar Kolektor Gelar Piala Uber:

  • China: 16 Gelar
  • Jepang: 6 Gelar
  • Indonesia: 3 Gelar
  • Amerika Serikat: 3 Gelar
  • Korea Selatan: 2 Gelar

Edisi 2026 di Denmark bukan sekadar ajang perebutan trofi baru, melainkan panggung bagi Indonesia untuk mempertegas status sebagai penguasa bulu tangkis dunia sekaligus mematahkan dominasi China yang kian mengancam. Mampukah skuad Merah Putih menambah koleksi trofinya tahun ini?

Baca Juga :
Piala Thomas & Uber 2026: Tim Indonesia Sewa 6 Lapangan di Denmark Demi Latihan Maksimal
Diam-diam China Mau Dominasi Truk Listrik Dunia
China 'Senggol' Pakta Pertahanan Indonesia-AS, Soroti Proposal Izin Lintas Udara

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitos Seputar Salmon yang Sering Bikin Orang Keliru
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Presiden Prabowo Percepat Proyek Tanggul Laut Raksasa
• 24 menit lalutvrinews.com
thumb
WNI Tewas di Jerman, Diduga Dibunuh Tetangganya
• 4 jam laludetik.com
thumb
Pemain Barçelona Roony Bardghji Diincar Juventus, Atletico tak Tertarik Barter Pemain untuk Alvarez
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Marcos Reina Menangi Derby Pelatih Spanyol, Persik Tundukkan Persita dan Balas Kekalahan Putaran Pertama
• 17 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.