BNI Janji Kembalikan Duit Gereja Katolik Aek Nabara Senilai Rp 28 M, Denny Sumargo Menangis: Tuhan Jawab

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.id - Kasus oknum BNI yang tilep duit Rp 28 miliar akhirnya memasuki babak baru. Denny Sumargo buka suara.

Bank BNI siap mengembalikan uang Gereja Katolik Paroki Aek Nabara sebesar Rp 28 miliar. Kabar itu diungkapkan oleh direktur Human Capital and Compliance BNI, Munadi Herlambang.

Munadi menegaskan, BNI akan segera mengembalikan dana tersebut dari hari Senin (20/4/2026) sampai Jumat (24/4/2026).

“Penyelesaian akan kami lakukan dalam jangka waktu minggu ini. Kita berproses dan dipastikan minggu ini, Senin sampai Jumat di hari kerja akan kita kembalikan,” ucap Munadi pada Konferensi Pers terkait penipuan oknum BNI itu secara daring, Minggu (19/4/2026), dilansir dari Kompas.com.

Munadi mengatakan bahwa BNI berusaha menjalankan proses penyelesaian masalah ini dengan hati-hati.

“Sejak awal, BNI tidak tinggal diam. Kami terus menjalankan proses penyelesaian secara hati-hati agar hasilnya tidak hanya cepat, tetapi juga sah secara hukum dan memberikan kepastian bagi semua pihak,” ujarnya lagi.

Setelah mendengar kabar tersebut, Denny Sumargo pun angkat bicara. Ia bersyukur podcast yang dibawakannya dengan Suster Natalia selaku bendahara CU Paroki Aek Nabara akhirnya viral dan membuahkan hasil.

Densu mengaku tersentuh sampai menangis saat mengikuti kasus tersebut. Ia pun menuliskan betapa Tuhan sudah baik dan menjawab doa banyak orang.

"Tuhan Jawab.. Tuhan jawab.. Semoga semua ini benar.. berita ini buat gw menangis sendiri di kamar mandi," tulisnya dikutip dari akun Threads.

Dalam unggahan di akun Instagramnya pada Senin (20/4/2026), Densu mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang mendoakan dan mengawal kasus tersebut. Namun ia berkata bahwa ia menolak dipuji sebagai orang baik dan memilih untuk mengarahkan pujian ke Tuhan.

"Gaes, terima kasih banyak untuk yang mendoakan dan muji-muji, tapi gue cuma manusia. Aku pikir pujian-pujian itu cocoknya dikasih ke Tuhan aja, gue lebih seneng jadi orang yang dianggap buruk, nggak baik, karena nggak perlu harus menjaga image baik, gue ga terlalu suka. Makasih atas pujiannya, segala puji hanya untuk Tuhan saja," ucap Densu di IG Storynya.

 

Sebelumnya, Densu mengundang pengacara gereja, pengurus beserta Suster Natalia Situmorang dalam podcastnya pada Sabtu (19/4/2026) lalu. Dalam podcast itu, Suster Natalia menangis saat mengungkapkan beban hatinya sebagai bendahara koperasi gereja.

Suster Natalia menceritakan bahwa uang Rp 28 miliar milik 1.900 umat dari Paroki Aek Nabara itu hilang ditilep oknum bank BNI. Kasus itu bermula pada tahun 2019 lalu.

Saat itu, Kepala Kantor Kas BNI Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah menawarkan produk deposito dengan bunga 8 persen per tahun. Selama bertahun-tahun, Koperasi Credit Union Gereja Paroki Aek Nabara menyimpan dana di sana.

Mereka pun menerima 28 bilyet deposito yang ternyata adalah fiktif. Pada Desember 2025, Suster Natalia mengajukan pencairan dana namun terus ditunda-tunda sampai Februari 2026.

"Sampai Januari 2026 tetap kami bicarakan masalah pencairan. Lagi-lagi, Andi mengatakan ‘siap suster, sudah sedang diproses’,” tutur Natalia, dikutip dari Kompas.com.

Melansir Kompas, BNI kemudian melaporkan ke Polda Sumut pada 26 Februari 2026 lalu. Sang oknum yakni Andi mendadak mengundurkan diri.

“Di sinilah mulai saya curiga, karena tidak ada kata-kata tentang pergantian. Sementara saya masih komunikasi dengan yang bersangkutan,” kata Natalia.

Diketahui, Andi dan istrinya sempat liburan dan melarikan diri ke Australia. Ia kemudian kembali dan menyerahkan diri sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manajer Ungkap Alasan Tim Thomas dan Uber Indonesia Berangkat Lebih Awal ke Denmark
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Cak Imin Wanti-wanti Pesantren, Tak Boleh Kecolongan Vape Mengandung Narkoba
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Selat Hormuz Kembali Ditutup, 2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Teluk Arab
• 19 jam laludisway.id
thumb
Mentan Sebut Gudang Beras Konawe Selatan Disewa Bulog Bukti Produksi Naik
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026 Berkat Konsistensinya Mengawal Isu Energi Hijau
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.