HARIAN FAJAR, JAKARTA – Panggung bursa transfer Super League 2026/2027 mulai membara sebelum musim berakhir. Tiga raksasa Indonesia: Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya, kini terlibat dalam persaingan sengit berburu amunisi baru. Menariknya, selain nama Mariano Peralta yang menjadi primadona, muncul satu opsi “ekonomis” namun mematikan dari PSBS Biak yang siap diperebutkan.
Nama Mariano Peralta kini menjadi komoditas panas. Winger asal Argentina milik Borneo FC ini santer dikabarkan akan merapat ke Persija Jakarta. Performa impresifnya dengan torehan 13 gol dan 10 assist dari 26 pertandingan menjadikannya kandidat kuat pemain terbaik Super League 2025/2026.
Rumor kepindahannya ke ibu kota dibongkar oleh akun @ebolasport.id:
“Mariano Peralta dirumorkan akan merapat ke tim ibukota Persija musim depan… Peralta sempat dikabarkan akan ke Persib pada bursa transfer paro musim lalu.”
Persija kabarnya memimpin perburuan dengan skema bebas transfer karena kontrak Peralta berakhir pada 30 Juni 2026. Namun, Persib Bandung diprediksi tidak akan tinggal diam. Persaingan ini bahkan disebut-sebut sebagai salah satu manuver transfer terbesar dalam sejarah liga.
“Kalo sampe ini terjadi maka akan ada transfer terbesar sepanjang sejarah yang melibatkan antar tim Super League yang sedang merebutkan posisi juara!” tulis akun @pilotinfootball.
Ruyery Blanco Opsi Realistis
Melihat sulitnya membajak Peralta dari Borneo FC yang memiliki finansial kuat, Bobotoh, Jakmania, dan Bonek mulai menyuarakan satu nama alternatif yang tak kalah tajam: Ruyery Blanco.
Penyerang asal Kolombia milik PSBS Biak ini tampil sangat menjanjikan dengan koleksi 10 gol meski timnya berada di zona merah. Ada beberapa faktor kuat yang membuat Persib, Persija, dan Persebaya bisa memboyong Blanco dengan “harga miring” atau bahkan gratis.
PSBS Biak diprediksi kuat bakal turun kasta ke Liga 2 musim depan. Ada pula kabar tunggakan gaji mulai menerpa tim berjuluk Badai Pasifik tersebut.
Kondisi memprihatinkan ini diungkap oleh akun @liga_dagelann:
“PSBS kabarnya sudah mengibarkan bendera putih. Para pemain sudah kehilangan semangat juang bahkan mereka minim melakukan persiapan & ada yang mau mengundurkan diri karena masalah tunggakan gaji.”
Dengan market value yang tergolong terjangkau di angka Rp4,35 Miliar, Blanco menjadi opsi bomber yang sangat menggoda bagi tim-tim papan atas.
Desakan Suporter
Gelombang dukungan agar klub kesayangan mereka segera bergerak mulai membanjiri media sosial. Jakmania hingga Bobotoh berharap tim manajemen bergerak cepat mengamankan tanda tangan para bintang ini sebelum musim berakhir.
“BISMILLAH MUSIM DEPAN KIRI SIDIBE KANAN PERALTA. yakin bisa bersaing di asia sib,” tulis akun @athahirda di kolom komentar @feed_persija.
Kini bola panas ada di tangan manajemen klub. Apakah Persija akan berhasil memenangi hati Peralta dengan fasilitas mewahnya, atau justru Persib dan Persebaya yang melakukan langkah senyap untuk mengamankan Ruyery Blanco? Satu yang pasti, bursa transfer awal musim nanti akan penuh dengan kejutan. (*)





