Cara Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu Disorot MUI, Kritisi Dikubur Hidup-Hidup

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti operasi penangkapan ikan sapu-sapu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang diduga pemusnahannya juga dilakukan dengan cara mengubur dalam kondisi masih hidup. Lembaga tersebut mengingatkan adanya hal yang dinilai bersinggungan dengan prinsip ajaran Islam.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Miftahul Huda menyampaikan, penguburan massal ikan sapu-sapu dalam keadaan hidup bertentangan dengan dua prinsip utama, yakni rahmatan lil ‘alamin dan kesejahteraan hewan (kesrawan).

Advertisement

BACA JUGA: Tunggakan Pembayaran Paving Block Rp 165 Juta di Balik Penyegelan Gedung MUI Sukabumi

“Itu sejalan dengan maqaṣid syariah yaitu masuk kategori ḍharuriyyat ekologis modern,” kata Miftah dikutip dari laman resmi MUI, Senin (20/4/2026).

Miftah menjelaskan, kebijakan Pemprov DKI dalam mengendalikan ikan sapu-sapu atau pleco pada dasarnya memiliki maslahat karena termasuk dalam hifz al-bi'ah atau perlindungan lingkungan. Pasalnya, ikan sapu-sapu dapat merusak ekosistem sungai dan mengancam ikan lokal.

Selain itu, kebijakan tersebut juga masuk dalam hifz an-nasl alias keberlanjutan makhluk hidup. Sebab, dapat menjaga biodiversitas dan mencegah kepunahan spesies lokal sehingga keseimbangan generasi makhluk hidup tetap terjaga.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa dari perspektif syariat terdapat persoalan dalam metode yang digunakan. Mengubur ikan dalam keadaan hidup-hidup dinilai mengandung unsur penyiksaan karena memperlambat kematian dan tidak sesuai dengan prinsip ihsan.

“Cara tersebut dianggap menimbulkan penderitaan yang tidak perlu,” kata dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Khofifah Tunjuk Plt Kadis ESDM Jatim Usai Penetapan Tersangka
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Hakim PN Depok Terkait Penyitaan Kasus Suap
• 24 menit laludetik.com
thumb
Indonesia stop impor solar mulai 1 Juli, mulai terapkan B50
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Surplus Ayam & Telur, RI Cuan dari Ekspor Unggas Rp18,2 Miliar
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
4 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Beruntun di Probolinggo, Polisi Lakukan Penyelidikan
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.