JAKARTA, KOMPAS.TV - Iran menyatakan tidak berencana untuk berpartisipasi dalam putaran kedua pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Keterangan kantor berita resmi Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA) menyatakan kabar negosiasi kedua antara Iran dan AS adalah tidak benar.
"Laporan yang beredar tentang putaran kedua negosiasi di Islamabad adalah salah," bunyi keterangan dalam unggahan akun X IRNA, @IrnaEnglish, 20 April 2026.
Keterangan IRNA selanjutnya menyebut, tuntutan AS yang berlebihan, harapan yang tidak masuk akal dan tidak realistis, perubahan posisi yang sering terjadi, kontradiksi yang terus-menerus, dan apa yang disebut blokade angkatan laut yang melanggar kesepakatan gencatan senjata beserta retorika yang mengancam, sejauh ini telah menghambat kemajuan dalam negosiasi.
"Dalam kondisi seperti ini, prospek untuk pembicaraan konstruktif tetap suram," tulis IRNA.
Selanjutnya IRNA menyebut, berita yang diterbitkan oleh AS adalah bagian dari kampanye propaganda mereka dan "permainan saling menyalahkan" yang bertujuan untuk menekan Iran.
Baca Juga: Keamanan Diperketat! Situasi Pakistan Jelang Potensi AS-Iran Berunding Kembali
Menurut pemberitaan AP News, sebelumnya Iran menyatakan belum siap untuk mengadakan putaran baru pembicaraan tatap muka dengan para pejabat AS, kata seorang pejabat senior Iran pada hari Sabtu (18/4), dengan alasan penolakan Washington untuk meninggalkan tuntutan "maksimalis" pada isu-isu kunci.
Dalam sebuah wawancara dengan Associated Press di sela-sela forum diplomasi di Turki, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh juga mengatakan negaranya tidak akan menyerahkan uranium yang diperkaya kepada Amerika Serikat, menolak klaim yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump.
“Saya dapat memberi tahu Anda bahwa tidak ada material yang diperkaya yang akan dikirim ke Amerika Serikat,” kata Khatibzadeh.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : NDTV World/IRNA, AP News, The New York Post
- iran
- as
- amerika serikat
- iran tolak putaran kedua
- propaganda perundingan





