Hadapi Ancaman Kemarau Panjang dan Krisis Energi, Pemerintah Siapkan Bantuan bagi Petani

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah menyiapkan berbagai bantuan bagi para petani dalam rangka menghadapi kemarau panjang imbas fenomena Godzilla El Nino maupun krisis energi global akibat kebijakan pembatasan Selat Hormuz oleh otoritas Iran.

Amran menyatakan bahwa stok beras nasional yang saat ini telah berjumlah 4,9 juta ton, diperkirakan akan mencapai klimaks tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia dengan perolehan 5 juta ton beras.

Guna menjaga agar pengairan lahan pertanian di lumbung-lumbung pangan nasional tetap berjalan optimal, ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sebanyak lebih dari 1 juta ton Bahan Bakar Minyak (BBM) yang nantinya dipergunakan sebagai penopang sentral dalam irigasi lahan pertanian selama musim kemarau yang dikhawatirkan terjadi dalam jangka waktu panjang.

Menurut Amran, kebijakan tersebut dirumuskan sendirian oleh Kementerian Pertanian. Amran menjelaskan usaha untuk menjaga hasil produksi pertanian RI menghadapi musim kemarau berkepanjangan tersebut juga telah dikomunikasikan antarlembaga.

Dia mengungkapkan telah menjalin koordinasi intensif dengan Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional.

"Untuk petani, sudah ada BBM dijatah kurang lebih, kalau tidak salah 1 juta ton lebih. Kalau [sektor] energi [koordinasi] bersama Pak Menteri ESDM sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (Bahlil Lahadalia). Jadi kita kolaborasi dengan semua pihak," kata Amran saat kunjungannya di Komplek Pergudangan Banjarkemantren Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga

  • Sabet Dua Penghargaan, Gubernur Khofifah: Bukti Vokasi Jatim Unggul
  • Pesan Menhaj ke Petugas Haji: Banyak Jemaah Lulusan SD, Layani dengan Humanis dan Teliti
  • Polda Jatim Bongkar Praktik Pengemasan dan Penjualan Beras SPHP Oplosan di Probolinggo

Selain mengalokasikan BBM yang dipergunakan sebagai bahan bakar utama untuk merealisasikan program pompanisasi, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini juga meminta banderol dari produk pupuk dapat ditekan sehingga meringankan beban para petani di seluruh penjuru Tanah Air. 

Ia menjelaskan pengadaan stok maupun pendistribusian pupuk ke para petani telah dilakukan lebih jauh-jauh hari oleh pemerintah sebelum musim kemarau mencapai puncak.

Berdasarkan penuturan petani, Amran menyebut harga jual pupuk telah turun hingga sebesar 20% sejak tahun 2025. Bahkan, dirinya juga mengeklaim kebijakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan kaum tani tersebut secara perdana baru terlaksana pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

"Pupuk sudah disiapkan lebih awal. Harga pupuk benar turun 20%. Tadi aku tanya teman-teman, mereka bilang tidak pernah terjadi [harga jual] pupuk turun selama Republik ini berdiri, [turun sampai] 20%. Itu perintah Bapak Presiden," ucapnya.

Lebih lanjut, Amran mengungkapkan Kementan juga telah mengajukan penambahan volume pupuk dalam rangka menghadapi krisis akibat kemarau berkepanjangan serta krisis energi global akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah yang telah mengganggu rantai pasok sejumlah komoditas penting.

Dirinya membeberkan, pendistribusian pupuk kepada para petani telah dilakukan sejak Januari lalu. Amran menyebut kebijakan tersebut juga dijalankan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan di bawah komando Menteri Purbaya Yudhi Sadewa. 

"Volume pupuk kita usulkan juga untuk ditambah. Untuk pupuk, kita sudah siapkan sejak Januari. Kalau dulu itu disiapkan secara bertahap, bahan bakunya, sekarang sejak Januari kita sudah siapkan bersama Menteri Keuangan," pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sifat Orang yang Suka Bangun Lebih Pagi
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mentan Geram Ada Pihak yang Ragukan Data Surplus Beras RI
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Mau Delisting, Indointernet (EDGE) Tawarkan Harga Tender Offer Rp11.500 per Saham
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Dari Tertinggal Jadi Pesta Gol! Bayern Muenchen Pastikan Gelar Bundesliga
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
• 12 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.