Iran: Pasukan Iran meluncurkan serangan drone terhadap sejumlah kapal Amerika Serikat sebagai balasan atas penyitaan kapal kargo Iran di Teluk Oman pada Minggu, 19 April.
Serangan balasan ini terjadi di tengah gencatan senjata dua pekan AS dan Iran yang dimediasi Pakistan, dan ketika kedua negara hendak melanjutkan negosiasi langsung di Islamabad pekan ini.
Media lokal melaporkan serangan dilakukan setelah pasukan AS menembaki dan menaiki kapal kontainer TOUSKA. Iran menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku sejak 7 April.
Juru bicara militer Iran Ebrahim Zolfaghari menyatakan pasukan AS lebih dulu menyerang kapal tersebut. “Amerika Serikat melakukan agresi dengan melanggar gencatan senjata dan menyerang kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya,” ujarnya, dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 20 April 2026.
Menurut laporan, kapal TOUSKA sebelumnya berlayar dari Port Klang, Malaysia, pada 12 April dan menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran. Pasukan AS kemudian mencegat kapal tersebut di perairan Teluk Oman.
Komando Pusat Amerika Serikat menyebut kapal perang USS Spruance berhasil menghentikan kapal berbendera Iran yang diduga mencoba menembus blokade laut. Marinir AS dilaporkan masih menahan kapal tersebut.
Rekaman video yang dirilis menunjukkan kapal perang AS memberikan peringatan sebelum melepaskan tembakan. Iran menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pembajakan laut dan pelanggaran hukum internasional.
Zolfaghari menegaskan Iran akan segera memberikan respons atas insiden tersebut. Ia menyatakan tindakan balasan akan dilakukan terhadap apa yang disebut sebagai agresi bersenjata oleh militer Amerika Serikat. (Keysa Qanita)
Baca juga: Iran Konfirmasi Penyitaan Kapal oleh AS, Janjikan Balasan dalam Waktu Dekat




