jpnn.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memfasilitasi penyaluran Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 ke berbagai wilayah bencana hingga Palestina.
Program tersebut diarahkan untuk pemerataan distribusi hewan kurban sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatra.
BACA JUGA: Baznas Distribusikan 800 Porsi Makanan untuk Penyintas Gempa Flores Timur
Ketua Baznas Sodik Mudjahid, menyampaikan strategi penyaluran tahun ini tidak hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga pada pengurangan ketimpangan distribusi kurban antardaerah.
“Distribusi kurban kami rancang agar menjangkau daerah miskin, terpinggirkan, serta wilayah terdampak bencana,” ujar Sodik dalam keterangannya, Senin (20/4).
Baznas menetapkan alokasi khusus sebesar 10 persen dari total kurban untuk wilayah bencana di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 persen dialokasikan untuk Aceh, 5 persen untuk Sumatra Utara, dan 2 persen untuk Sumatra Barat.
Selain itu, Baznas juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban ke Palestina melalui kerja sama dengan mitra internasional.
Menurut Sodik, distribusi kurban ke Palestina akan dilakukan dalam bentuk daging segar maupun daging olahan, menyesuaikan kondisi wilayah penerima.
Sementara itu, Deputi II Baznas RI, M Imdadun Rahmat, menyatakan hewan kurban tahun ini diutamakan berasal dari peternak binaan dan mitra Baznas.
Dia menjelaskan, Baznas memiliki 42 balai ternak yang tersebar di berbagai daerah dan didukung oleh peternak lokal sebagai mitra.
Melalui skema tersebut, program kurban tidak hanya menjangkau masyarakat penerima manfaat, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi peternak kecil di berbagai wilayah Indonesia. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




