Dosen HI Ungkap Kemungkinan Perundingan Kedua Iran-AS Tak Terjadi, Singgung Iktikad Baik Trump

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Washington, Kamis (26/3/2026). (Sumber: Alex Brandon/Associated Press)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dosen hubungan internasional (HI) BINUS University, Tia Mariatul Kibtiah, mengungkapkan kemungkinan perundingan tahap kedua antara Iran dan Amerika Serikat (AS) tidak terjadi.

Ia menilai AS-lah yang menjadi penyebab sulitnya negosiasi antara kedua negara mencapai kesepakatan. Karena, menurutnya, tindakan yang dilakukan Iran hanyalah respons dari apa yang dilakukan AS.

"Dengan tindakan provokasi dari Amerika Serikat dengan tetap memblokade Selat Hormuz, kemudian banyak ikut campur terhadap tank-tank minyak komersial yang melewati Selat Hormuz, itu juga membuat Iran marah," kata Tia dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, langkah Iran yang sempat membuka Selat Hormuz merupakan respons atas gencatan senjata antara Lebanon dan Israel.

Namun, kata dia, ada langkah AS yang kemudian membuat Selat Hormuz ditutup kembali.

Ia menyebut, AS yang dalam perundingan menyatakan akan mencabut blokade atas Selat Hormuz, tidak melakukannya. Bahkan, AS juga menyatakan akan melakukan ekspansi sampai mengawasi kapal-kapal Iran di Selat Malaka.

Baca Juga: Iran Bantah Klaim Trump soal Penyerahan Uranium, Sebut Tak Pernah Dibahas | BERUT

Tia mengatakan langkah Trump tersebut sudah semakin jauh sehingga akhirnya membuat Iran menutup Selat Hormuz kembali. 

Ia sendiri melihat Selat Hormuz merupakan strategi kunci yang akan terus dimainkan Iran setiap kali AS berulah.

"Jadi saya melihat ini hanya respons, setiap Amerika berulah, dia akan tutup. Kemudian kalau Amerika Serikat menyepakati perundingan, dia akan buka, dan ini akan terus berlanjut," ujar Tia. 

Oleh karena itu, menurutnya, jika AS terus melakukan tindakan yang menyalahi kesepakatan, Selat Hormuz akan ditutup-buka sebagai akibatnya. 

"Jadi ini yang dikhawatirkan justru (perundingan) round (ronde) kedua tidak akan terjadi," ucapnya. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Aljazeera, IRNA

Tag
  • iran
  • amerika serikat
  • perundingan AS Iran
  • perang Iran
  • Donald Trump
  • Selat Hormuz
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menuju Hub Digital Asia, BP Batam Wujudkan Proyek Pusat Data DayOne dan PLN Batam
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Dedi Mulyadi Minta Warga Bandung Selatan Jaga Nilai-nilai Kehutanan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Nekat Curi 4 Ekor Sapi Milik Majikannya, Karyawan Peternakan di Brebes Diamankan Polisi
• 31 menit lalutvonenews.com
thumb
Gibran Gunakan Atribut Khas Papua saat Berkunjung di Nabire
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Irfan Rahman Nahkodai KNPI Mariso, Usung Semangat Persatuan Pemuda
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.