Kemenperin Perkuat Pendidikan Vokasi Industri, Buka Pendaftaran JARVIS 2026

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengintensifkan upaya dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Langkah ini dilakukan melalui penguatan program pendidikan vokasi industri yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan vokasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri.

“Pendidikan vokasi harus menjadi prioritas nasional agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun global,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Senin, 20 April 2026.

Saat ini, Kemenperin membina sejumlah institusi pendidikan vokasi yang terdiri dari 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK industri. Lembaga-lembaga ini setiap tahun menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Sebagian besar lulusan langsung terserap di dunia kerja, sementara sisanya memperoleh pekerjaan dalam waktu maksimal enam bulan setelah lulus.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Doddy Rahadi, menjelaskan bahwa lulusan pendidikan vokasi Kemenperin dibekali keterampilan teknis serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi industri.

“Pada 2025, tingkat serapan lulusan mencapai 68 persen saat kelulusan, dan diproyeksikan mencapai 100 persen dalam waktu enam bulan,”ungkap Doddy.

Tingginya tingkat penyerapan ini turut meningkatkan minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi. Data Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) 2025 mencatat sebanyak 82,8 ribu pendaftar untuk politeknik dan akademi komunitas, serta 28,8 ribu pendaftar untuk SMK. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk menjawab tingginya minat tersebut, Kemenperin kembali membuka pendaftaran JARVIS tahun 2026. Program ini merupakan sistem seleksi bagi calon mahasiswa dan siswa baru di unit pendidikan vokasi binaan Kemenperin.

“JARVIS terdiri dari tiga jalur, yaitu JARVIS Bersama, JARVIS Mandiri, dan JARVIS Prestasi,” jelasnya.

Pendaftaran JARVIS Bersama untuk politeknik dan akademi komunitas dibuka pada 6 April hingga 5 Juni 2026, sementara untuk SMK berlangsung hingga 15 Mei 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Kemenperin.

Adapun jalur JARVIS Mandiri dan JARVIS Prestasi dilaksanakan oleh masing-masing institusi pendidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemenperin menegaskan bahwa proses pendaftaran tidak dipungut biaya, sementara biaya pendidikan selama masa studi mengikuti kebijakan masing-masing lembaga.

Melalui program ini, Kemenperin berharap dapat terus mencetak tenaga kerja industri yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Ajak APEKSI Optimalkan Peran Forkopimda Atasi Persoalan Daerah
• 43 menit lalukumparan.com
thumb
Jaksa Agung: Jaga Desa komitmen Kejaksaan kawal pemerintahan desa
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Amran Kumpulkan Bupati, Beri Hibah Tanaman Kopi-Kakao Senilai Rp 9,9 T
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Drone Iran Serang Kapal AS, Aksi Balasan usai Kapalnya Disita
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Kalimat yang Diucap Orang Bermental Kuat Setiap Hari
• 8 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.