Pendaftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Tembus 383 Ribu Orang

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jumlah pendaftar untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan telah mencapai 383.830 orang.

Pendaftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Tembus 383 Ribu Orang. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas mengungkapkan, jumlah pendaftar untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan telah mencapai 383.830 orang sejak dibuka pada pekan lalu.

Zulhas menjelaskan, kebutuhan awal mencakup 30 ribu manajer untuk Kopdes Merah Putih dan 5.467 untuk Kampung Nelayan. Namun, tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar melonjak jauh melampaui kebutuhan.

Baca Juga:
Menkop Tegaskan Pikap India yang Terlanjur Diimpor Tetap Dipakai untuk Kopdes Merah Putih

"Ini yang daftar banyak. Jadi sudah 383.830 (pendaftar), terdiri dari, 220.364 untuk Koperasi Desa, 64 ribu Kampung Nelayan. Ini (data) hari ini, jam 10.30. Tadi totalnya 383.830," kata Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta,  Senin (20/4/2026).

Jumlah ini diperkirakan masih terus bertambah seiring proses pendaftaran yang masih berlangsung. Zulhas juga mengakui lonjakan pendaftar sempat membuat sistem pendaftaran mengalami gangguan.

Baca Juga:
Mensesneg Pastikan Anggaran MBG hingga Kopdes Merah Putih Tak Dipangkas Meski Ada Efisiensi

"Karena ini yang daftar banyak, kadang-kadang hang websitenya itu. Ini kita nyatakan memang pendaftarnya terbuka, transparan, jujur dan tidak ada yang menjamin-jamin bisa diterima, ya terbuka apa adanya saja," kata dia.

Baca Juga:
Link dan Alur Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Catat Jadwalnya

Selain perkembangan rekrutmen, Zulhas turut memaparkan progres pembangunan fisik Kopdes Merah Putih. Dari total 83.764 desa di Indonesia, sebanyak 5.714 titik telah selesai dibangun, 25.625 titik masih dalam tahap pembangunan, dan 35.408 titik lahan telah siap untuk dibangun.

Dia menambahkan, pemerintah masih terus melakukan pendataan terkait ketersediaan lahan, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi kendala harga tanah dan status kepemilikan.

"Karena di kota-kota itu tanahnya mahal. Ada yang tanahnya punya kota daerah, ada yang punya instansi lain, ada berbagai macam kepemilikan, dan ada juga luasnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan, yang itu seribu. Ini kami data terus, sehingga nanti bisa kita selesaikan," ujar dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Warga Pakistan Gelar Aksi Solidaritas Mengenang Wafatnya Ali Khamenei
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KLH Tegaskan Penegakan Hukum Pengelolaan Sampah Bermasalah
• 49 menit lalutvrinews.com
thumb
Surplus Ayam & Telur, RI Cuan dari Ekspor Unggas Rp18,2 Miliar
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
RSU Islam Cawas Klaten Buka Peluang Karir 2026, Ini Posisi dan Syarat Lengkapnya
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Kebut Proyek Tol, Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Mau Rights Issue 2,23 Miliar Saham
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.