Pemprov DKI Jaring Hampir 7 Ton Ikan Sapu-sapu dalam Sehari

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) terus menggencarkan upaya pelestarian ekosistem perairan ibu kota.

Dalam sebuah operasi serentak yang digelar di lima wilayah kota pada Jumat (17/4) lalu, petugas berhasil menjaring sebanyak 68.880 ekor ikan sapu-sapu.

Total hasil tangkapan spesies invasif tersebut mencapai 6.979,5 kilogram atau nyaris menyentuh angka 7 ton. Langkah ini diambil secara tegas guna mendukung upaya pelestarian lingkungan dan menjaga populasi ikan endemik lokal.

Baca Juga: Waspada Siomai Terbuat dari Olahan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Bisa Memicu Kanker!

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, menjelaskan bahwa kegiatan penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Secara ekologis, ikan sapu-sapu diklasifikasikan sebagai ikan invasif yang dapat merusak habitat alami dan mengancam keberlangsungan hidup ikan lokal jika populasinya dibiarkan tak terkendali.

“Operasi penangkapan ini kami lakukan secara rutin dan terkoordinasi di lima wilayah kota. Tujuannya jelas, untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang berpotensi merusak ekosistem perairan kita,” ujar Hasudungan di Jakarta, Senin (20/4).

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas KPKP, kawasan Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan hasil tangkapan ikan sapu-sapu terbanyak, disusul oleh empat wilayah administrasi lainnya.

Berikut adalah rincian sebaran hasil tangkapan di lima wilayah DKI Jakarta:

  • Jakarta Selatan: 63.600 ekor (5.300 kg) yang difokuskan di kawasan perairan Setu Babakan.
  • Jakarta Timur: 4.128 ekor (825,5 kg) hasil penyisiran dari 10 titik kecamatan.
  • Jakarta Pusat: 536 ekor (565 kg) yang diamankan dari tujuh titik kecamatan.
  • Jakarta Utara: 545 ekor (271 kg) dari kawasan Kelapa Gading Barat.
  • Jakarta Barat: 71 ekor (17 kg) hasil tangkapan di aliran Kali Anak TSI.

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPOM Ungkap Penyalahgunaan Ketamin Meningkat di Tahun 2022 hingga 2024
• 8 jam laludetik.com
thumb
Pramono Minta Aparat Tindak Tegas Tawuran Tanah Abang
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nus Kei Ditikam di Bandara saat Hendak Hadiri Musda DPD Golkar Maluku Tenggara
• 23 jam laludisway.id
thumb
Ketua FFI Beberkan Perkembangan Upaya Pencalonan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
• 21 jam lalubola.com
thumb
Belajar Humor dari Pater Mathias Wolff, SJ
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.