VIVA – Kabar menegangkan datang dari duel panas Merseyside Derby. Kiper Giorgi Mamardashvili harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami benturan keras saat laga Liverpool FC kontra Everton FC, Minggu, 19 April 2026
Insiden mengerikan itu terjadi di babak kedua. Mamardashvili terlibat tabrakan dengan striker Everton, Beto, tepat saat momen gol penyeimbang tuan rumah di Hill Dickinson Stadium. Benturan tersebut membuat sang kiper tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus ditandu keluar lapangan.
Situasi darurat itu memaksa Liverpool menurunkan kiper ketiga mereka, Freddie Woodman, yang langsung menjalani debutnya di Premier League. Meski kehilangan penjaga gawang utama, The Reds tetap menunjukkan mental juara.
Kemenangan dramatis akhirnya diraih Liverpool lewat sundulan di masa injury time dari kapten mereka, Virgil van Dijk. Namun, cedera Mamardashvili tetap menjadi kekhawatiran besar jelang lima laga krusial terakhir musim ini.
Tak butuh waktu lama, Mamardashvili langsung menyapa para fans melalui media sosial. Kiper asal Georgia itu memastikan kondisinya tidak terlalu buruk dan berjanji segera kembali.
"Syukurlah semuanya baik-baik saja. Terima kasih banyak atas dukungan kalian dan sudah selalu ada untuk saya. Saya akan segera kembali. Kemenangan besar di derby dan tiga poin," tulis Mamardashvili
Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan, termasuk dari rekan setim seperti Dominik Szoboszlai dan Ibrahima Konate, serta bintang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, juga angkat bicara soal kondisi anak asuhnya. Ia mengungkapkan bahwa Mamardashvili mengalami luka terbuka, namun tidak mengarah pada cedera serius.
“Dia sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Slot. “Dari yang saya lihat, dan juga informasi yang saya dapat, dia mengalami luka besar—luka terbuka. Itu tentu bukan cedera jangka panjang. Kita lihat saja apakah dia bisa tersedia untuk pekan depan.”
Slot juga menyoroti krisis pemain yang melanda timnya, terutama di posisi penjaga gawang.
“Kami hampir mengalami masalah di semua posisi dan sekarang bahkan dua kiper kami harus absen.”
“Jadi ini hal yang baik kami punya tiga kiper, karena biasanya kami tidak punya tiga bek sayap, tiga nomor 9, atau tiga winger kiri, dan sekarang justru terjadi di posisi di mana kami punya tiga pemain.”





