Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan membagi pemberangkatan 7.036 orang calon haji asal provinsi setempat dan Provinsi Bangka Belitung (Babel) melalui Embarkasi Haji Palembang dalam 16 kelompok terbang (kloter).
"Pemberangkatan jamaah calon haji dibagi menjadi 16 kloter, diawali jamaah dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada 22 April 2026 menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines," kata Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumsel Arkan Nurwahiddin di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, pemberangkatan 441 orang calon haji kloter pertama bersama empat petugas pendamping direncanakan dilepas secara langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.
Baca juga: Asrama Haji Banten siap jadi embarkasi bagi 9.200 calon haji
Secara keseluruhan tercatat 7.036 orang calon haji yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang dengan perincian 5.859 jamaah asal Sumsel dan 1.077 jamaah asal Provinsi Babel.
Skema pemberangkatan dibagi menjadi dua gelombang, yakni gelombang satu 10 kloter yang diberangkatkan pada 22 April hingga 5 Mei 2026. Sedangkan gelombang kedua enam kloter (kloter 11-16) yang diberangkatkan pada 9 - 15 Mei 2026.
Khusus 1.077 calon haji asal Provinsi Babel pemberangkatannya dibagi dalam tiga kloter yakni kloter 7, 8 dan 9.
Untuk memberangkatkan ribuan calon haji tersebut, seperti tahun-tahun sebelumnya jamaah sehari sebelum pemberangkatan sudah harus berada di Asrama Haji Palembang.
Seluruh jamaah calon haji harus masuk asrama haji untuk melakukan pengecekan kesiapan fisik dan barang bawaan serta untuk mencegah terlepas dari kloter yang ditetapkan.
Baca juga: Kemenhaj: Kartu Nusuk Haji dibagikan lebih awal sebelum pemberangkatan
"Pemberangkatan jamaah calon haji dibagi menjadi 16 kloter, diawali jamaah dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada 22 April 2026 menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines," kata Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumsel Arkan Nurwahiddin di Palembang, Senin.
Dia menjelaskan, pemberangkatan 441 orang calon haji kloter pertama bersama empat petugas pendamping direncanakan dilepas secara langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.
Baca juga: Asrama Haji Banten siap jadi embarkasi bagi 9.200 calon haji
Secara keseluruhan tercatat 7.036 orang calon haji yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang dengan perincian 5.859 jamaah asal Sumsel dan 1.077 jamaah asal Provinsi Babel.
Skema pemberangkatan dibagi menjadi dua gelombang, yakni gelombang satu 10 kloter yang diberangkatkan pada 22 April hingga 5 Mei 2026. Sedangkan gelombang kedua enam kloter (kloter 11-16) yang diberangkatkan pada 9 - 15 Mei 2026.
Khusus 1.077 calon haji asal Provinsi Babel pemberangkatannya dibagi dalam tiga kloter yakni kloter 7, 8 dan 9.
Untuk memberangkatkan ribuan calon haji tersebut, seperti tahun-tahun sebelumnya jamaah sehari sebelum pemberangkatan sudah harus berada di Asrama Haji Palembang.
Seluruh jamaah calon haji harus masuk asrama haji untuk melakukan pengecekan kesiapan fisik dan barang bawaan serta untuk mencegah terlepas dari kloter yang ditetapkan.
Baca juga: Kemenhaj: Kartu Nusuk Haji dibagikan lebih awal sebelum pemberangkatan





