Pagar Besi hingga Lampu di Waduk Rawa Malang Jakut Hilang Dicuri Maling

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pagar besi, lampu dan kabel di Waduk Rawa Malang Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara dirusak dan dicuri oleh orang tak dikenal.

Saddam, warga Kampung Rawa Malang sekaligus pengurus RT 09 RW 10 Semper Timur mengatakan, pagar pembatas di area waduk tersebut sempat hilang karena dicuri maling.

"Itu pagar-pagar baru dipasang, sebelumnya hilang banyak itu. Sering banget di sini fasilitas dicuri," ucap Saddam kepada Kompas.com saat ditemui di lokasi, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Waduk Rawa Malang Jakut Tercemar Limbah, Warga Enggan Berolahraga

Sementara itu, Andin (bukan nama sebenarnya) warga lainnya mengungkapkan, lampu penerangan di area waduk juga kerap menjadi sasaran pencuri.

Namun dia tidak mengetahui siapa pelaku pencurian tersebut. 

"Nyala tuh dua doang nih. Kurang paham juga sebenarnya tapi kabel-kabelnya enggak ada. Kayaknya diambil-ambilin," ujarnya.

Ia juga menyebut warga hanya bisa mengakses area waduk melalui bagian tembok yang rusak.

“Iya karena ini jebol aja nih pas bagian sini. Orang enggak ada akses pintunya, gerbangnya enggak dibikin,” katanya.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Heria Suwandi membenarkan bahwa fasilitas di Waduk Rawa Malang kerap menjadi sasaran para pencuri.

“Waduk tersebut merupakan daerah rawan pencurian sarana pendukung waduk, berupa pagar besi, kabel-kabel, lampu penerangan dan juga menjadi tempat tawuran warga dengan sajam,” ungkapnya saat dikonfirmasi Kompas.com pada Senin.

Baca juga: Waduk Rawa Malang Jakut Tak Punya Akses Masuk, Hanya Ada Lubang Kecil

Menurutnya, perbaikan terhadap fasilitas waduk telah dilakukan, namun kerusakan kembali terjadi.

“Perbaikan telah kami lakukan, namun kejadian berulang masih terjadi. Mengingat keterbatasan personel maka kami juga dibantu oleh kelurahan atau kecamatan,” tuturnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, setelah masa pemeliharaan oleh pihak ketiga selesai, pengelolaan waduk akan dilanjutkan oleh Pemprov DKI.

“Nanti setelah masa pemeliharaan oleh penyedia selesai, pemerintah akan melakukan pengelolaan lebih lanjut,” kata dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilah-pilih Saham Properti CTRA, SMRA, Cs Kala Target Marketing Sales Lebih Realistis
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Astra Graphia (ASGR) Siap Bagi Dividen Tunai Rp284,59 Miliar, Cair Bulan Depan!
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Satgas Haji Polri Gelar Rapat Bersama Kemenhaj, Cegah Tindak Pidana-Jamin Pelayanan Keamanan Calon Jamaah
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Ngaku Hidupnya Disokong, Ayu Aulia Ungkap Selera Pejabat Zaman Sekarang
• 53 menit laluviva.co.id
thumb
BP3MI Riau Apresiasi Penggagalan TPPO, 56 PMI Ilegal Berhasil Diselamatkan di Dumai
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.