Minyak Rusia Jadi Alat Tawar, Hungaria Tekan Ukraina dan Uni Eropa

republika.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BUDAPEST — Dinamika geopolitik Eropa kembali memanas setelah Hungaria menjadikan pasokan minyak Rusia sebagai alat tawar dalam negosiasi dengan Ukraina dan Uni Eropa. Isu energi yang sebelumnya bersifat teknis kini berubah menjadi instrumen politik yang menentukan arah hubungan kawasan.

Perdana Menteri Hungaria yang baru terpilih, Péter Magyar, secara terbuka mendesak Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, untuk melanjutkan transit minyak Rusia melalui pipa Druzhba.

Baca Juga
  • Bandara Ahmad Yani Semarang Raih ASEAN Energy Awards 2025
  • Bos Sritex Lukminto Bersaudara Dituntut 16 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Tuntutan Jaksa Seperti Novel
  • Kasus Korupsi Sritex, Lukminto Bersaudara Dituntut 16 Tahun Penjara

“Jika pipa Druzhba cocok untuk mengangkut minyak, maka saya memintanya untuk membukanya seperti yang dijanjikan. Kami tidak akan membiarkan pemerasan apa pun,” kata Magyar kepada wartawan, sebagimana diberitakan Ria Novosti pada Senin (20/4/2026).

Pernyataan tersebut menandai perubahan pendekatan Budapest yang semakin tegas dalam menghadapi Kyiv di tengah konflik berkepanjangan Rusia-Ukraina.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, Perdana Menteri Hungaria saat ini, Viktor Orbán, mengungkapkan bahwa Brussel telah menerima sinyal kesiapan Ukraina untuk melanjutkan pasokan energi melalui jalur tersebut.

Namun, informasi tersebut diiringi dengan tekanan terhadap Hungaria agar menghentikan blokade terhadap pinjaman Uni Eropa untuk Ukraina.

Pinjaman yang dimaksud mencapai sekitar 90 miliar euro, menjadikannya salah satu paket bantuan finansial terbesar bagi Kyiv sejak konflik dengan Rusia memuncak.

Budapest menegaskan bahwa dukungan terhadap pinjaman tersebut tidak akan diberikan sebelum aliran minyak Rusia kembali normal melalui jalur Druzhba.

Sikap ini mencerminkan posisi Hungaria yang konsisten memprioritaskan kepentingan energi domestik di tengah tekanan politik dari mitra Eropa.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib Wajib Menang Lawan Dewa United, Dedi Mulyadi Beri Pesan Khusus ke Maung Bandung
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bank Mandiri (BMRI) Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Global hingga Tekanan Daya Beli
• 48 menit lalubisnis.com
thumb
Niat Basmi Ikan Sapu-sapu, Warga di Jaktim Malah Pergoki Pengguna Sabu
• 1 jam laludetik.com
thumb
Jelang Pledoi, Terdakwa Kasus Korupsi LNG Optimistis Hakim Vonis Tak Bersalah
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK Catat 25 Persen Perkara Korupsi Berasal dari Sektor Pengadaan Barang dan Jasa
• 48 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.