Kolam Kuno dari Era Dinasti Abbasiyah Terisi Air Setelah Hujan Lebat

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Sebuah kolam kuno yang dahulu menjadi sumber air bagi para peziarah di sepanjang jalur perdagangan Hijaz–Irak telah terisi air. Hal tersebut terjadi setelah hujan baru-baru ini di Arab Saudi bagian utara.

Saudi Press Agency melaporkan, Kolam Al-Jumaimiyah, yang merupakan salah satu situs bersejarah di Provinsi Perbatasan Utara, kini terisi hingga tingkat yang jarang terlihat. Kolam ini dibangun sekitar 1.300 tahun yang lalu pada masa Abbasiyah, dan ditempatkan di lokasi tersebut untuk menampung air hujan bagi para peziarah.

Baca Juga
  • KPK Serahkan Dua Apartemen ke Lemhannas Hasil Sitaan Bupati Ponorogo
  • Iran Siap Berangkatkan 30 Ribu Jamaah Haji Lewat Jalur Darat-Udara, Akankah Diterima Saudi?
  • PBB-Uni Eropa: Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1.222 Triliun

Kolam ini merupakan bagian dari sistem pengelolaan air yang canggih, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kafilah jamaah haji. Kolam ini memanfaatkan aliran alami lembah, saluran banjir, serta sumber air terbatas yang tersedia pada masa itu.

Kolam ini mampu menyimpan air dalam jangka waktu lama, bahkan hingga satu tahun dalam beberapa kasus.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Kolam ini dianggap sebagai salah satu penanda paling penting di sepanjang Jalur Zubaida yang bersejarah, yang dinamai dari istri Khalifah Abbasiyah Harun al-Rasyid.

Jalur tersebut merupakan salah satu rute ziarah bersejarah paling penting, dengan titik-titik perhentian yang berjarak sekitar 50 km satu sama lain.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Preview Inter Milan vs Como: Mengamankan Jalur Gelar Ganda
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Ketua MPR Ahmad Muzani Tegaskan Percepatan Pembangunan IKN Penting untuk Target Pemindahan Pemerintahan 2028
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Tsunami Setinggi 80 Cm Terjadi di Kuji Jepang Usai Gempa M 7,4
• 23 jam laludetik.com
thumb
Daerah-Daerah Terguncang Akibat Gempa M 6,0 di Timor Tengah Utara, Paling Kuat Terasa di Atambua
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Ayu Regitha Rangkul Nathalie Holscher hingga Virgoun, Kenalkan Residivis Creative 
• 12 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.