Mencari Jalan Keluar dari Kasus Tawuran di Jakarta yang Berulang...

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Tawuran di berbagai wilayah Jakarta seperti siklus tak pernah benar-benar putus.

Peristiwa itu bisa mereda sesaat, lalu muncul kembali di titik-titik yang hampir sama.

Di tengah pola yang berulang itu, berbagai upaya dilakukan, dari pendekatan persuasif hingga langkah tegas, namun hasilnya belum sepenuhnya menjawab persoalan.

Di saat yang sama, pemerintah mulai mendorong pendekatan baru yang mencoba menyentuh akar konflik yakni memulihkan relasi sosial warga.

Upaya merajut ulang

Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Daerah Khusus Jakarta meluncurkan program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (Redam) berbasis komunitas di sejumlah wilayah yang dinilai rawan konflik.

Baca juga: Pramono Dinilai Lembek Atasi Premanisme dan Tawuran di Tanah Abang

Program ini difokuskan untuk memperbaiki hubungan antarwarga dan mendorong penyelesaian masalah secara damai.

“Hal ini melalui pendekatan berbasis komunitas guna memulihkan relasi sosial, mendorong penyelesaian masalah secara damai, serta memperkuat pencegahan konflik sejak dini,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kanwil KemenHAM Jakarta, Rulinawaty, Senin (20/4/2026), dikutip dari Antara.

Ada tujuh kelurahan Kampung Redam tersebut antara lain Cengkareng Barat (Jakbar), Jatinegara (Jaktim), Tengah (Jaktim), Bukit Duri (Jaksel), Johar Baru (Jakpus), Cempaka Baru (Jakpus), dan Tanjung Priok (Jakut).

Sementara itu, Kepala Kanwil KemenHAM Jakarta, Mikael Azedo Harwito, menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar program formal.

“Ini adalah tempat di mana dialog yang sempat terputus disambung kembali dan kepercayaan warga dibangun ulang,” kata Mikael.

Menurut dia, perdamaian tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Baca juga: Bukan Cuma Ulah Remaja, Tawuran Jakarta Disebut Cermin Ketimpangan Sosial yang Mengakar

Lingkaran yang berulang

Upaya tersebut lahir dari kenyataan di lapangan. Tawuran masih kerap terjadi di berbagai wilayah.

Di Manggarai, Jakarta Selatan, bentrokan antarwarga menjadi peristiwa yang berulang.

Terowongan Manggarai kerap menjadi titik pertemuan konflik, melibatkan beberapa kelompok warga.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pemicu konflik bahkan sering kali berawal dari hal sederhana, salah satunya soal saling ejek di media sosial.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Pemprov Banten Usai PT ABM Digeledah Kejati Terkait Kasus Korupsi
• 3 jam laludetik.com
thumb
Purbaya Sebut Fokus Pembangunan Telah Bergeser, Tak Hanya Soal Stabilitas
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel 2.098 Brimob di Lapangan Presisi, Jangan Sakiti Hati Masyarakat 
• 21 jam lalurealita.co
thumb
Dapat Restu Investor, FOLK Siap Akuisisi Traya Multi Investama
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga dua jenama emas di Pegadaian kompak turun pada Selasa
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.