Mengenal Siklus Megathrust: Yogyakarta Ada di Fase Akhir dari 200 Tahun yang Belum Lepas Energinya

kompas.tv
10 jam lalu
Cover Berita
Peta zona gempa megathrust yang dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) 20 Juni 2025 silam. Terdapat sebanyak 13 segmen megathrust di Indonesia dan potensi skalanya. (Sumber: BMKG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Istilah megathrust kembali ramai diperbincangkan setelah pakar kebencanaan memperingatkan Yogyakarta memasuki fase 30 tahun terakhir dari siklus gempa besar yang belum melepaskan energinya.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan siklus megathrust, dan mengapa para ilmuwan menyebutnya sebagai ancaman nyata?

Megathrust adalah zona pertemuan dua lempeng tektonik, di mana satu lempeng menyusup ke bawah lempeng lainnya.

Proses tumbukan itu menimbulkan penumpukan energi yang suatu saat dilepaskan dalam bentuk gempa besar, bahkan tsunami.

BMKG dalam rilisnya pada Juni 2025 menegaskan, pernyataan ilmiah soal megathrust digunakan sebagai bentuk kewaspadaan berbasis data sejarah dan geologi, bukan untuk menimbulkan kepanikan.

Baca Juga: Siklus Megathrust Masuk Fase Akhir, Yogyakarta Diminta Bersiap Hadapi Gempa M 8,7

Satu hal yang perlu dipahami adalah gempa tidak bisa diprediksi. Hingga kini tidak ada teknologi yang mampu menentukan waktu, lokasi, dan kekuatan gempa secara pasti.

Kalimat "tinggal menunggu waktu" yang kerap beredar bukan ramalan, melainkan penjelasan ilmiah bahwa suatu zona menyimpan potensi besar karena sudah lama tidak melepaskan energi.

"Yang dimaksud adalah zona tersebut menyimpan potensi besar karena sudah lama tidak melepaskan energi. Bukan berarti gempa akan terjadi dalam waktu dekat," demikian pernyataan BMKG.

Kondisi itu dikenal sebagai seismic gap. Segmen Megathrust Selat Sunda, misalnya, tercatat terakhir melepaskan gempa besar pada 1757.

Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • megathrust
  • BMKG
  • gempa Yogyakarta
  • siklus gempa
  • seismic gap
  • Dwikorita Karnawati
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi Yudisial Menutup Pendaftaran Seleksi Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc dengan 335 Peserta Memenuhi Syarat
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Kumpulan Ucapan Hari Kartini dalam Bahasa Indonesia dan Inggris
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bekas Kadis LH Jakarta Jadi Tersangka Longsor Sampah Bantargebang
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Bank Mandiri (BMRI) Siapkan Strategi Mitigasi Risiko Global hingga Tekanan Daya Beli
• 21 menit lalubisnis.com
thumb
Purbaya: RI geser fokus ke pertumbuhan produktif dan berkelanjutan
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.