Laporan PBB Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9 Persen pada 2026

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 4,9 persen pada 2026 dan 5,0 persen di 2027.

Laporan PBB Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,9 Persen pada 2026. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 4,9 persen pada 2026 dan 5,0 persen di 2027.

Dilansir dari Xinhua pada Selasa (21/4/2026), konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah memberikan tekanan pada prospek ekonomi di kawasan Asia dan Pasifik.

Baca Juga:
Airlangga Klaim Konsumsi Rumah Tangga RI Kuat, Sumbang 54 Persen PDB

Survei Ekonomi dan Sosial Asia dan Pasifik Edisi 2026, yang diterbitkan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik (ESCAP), menyoroti bahwa kenaikan harga energi dan pangan, bersamaan dengan melemahnya permintaan global, meredupkan prospek pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan biaya hidup di seluruh wilayah.

ESCAP memproyeksikan bahwa negara-negara berkembang di kawasan ini secara gabungan akan tumbuh rata-rata 4 persen pada 2026, turun dari 4,6 persen di 2025.

Baca Juga:
IMF Peringatkan Tingkat Utang Global Capai 100 Persen PDB Dunia pada 2029

"Para pembuat kebijakan sedang menghadapi peningkatan proteksionisme perdagangan global, ketidakpastian kebijakan ekonomi, dan fragmentasi geoekonomi. Dampak akhirnya akan tidak proporsional bagi negara-negara dengan ruang lingkup dukungan kebijakan yang lebih kecil dan bagi orang-orang yang memiliki akses terbatas ke perlindungan sosial," kata Wakil Sekretaris Jenderal PBB dan Sekretaris Eksekutif ESCAP Armida Salsiah Alisjahbana dalam kata pengantar laporan tersebut. 

Krisis energi global yang sedang berlangsung merupakan peringatan lain bagi kawasan ini untuk memperkuat ketahanan energi, termasuk melalui energi terbarukan yang dihasilkan di dalam negeri. 

Baca Juga:
PDB China Tumbuh 5 Persen pada Awal 2026

"Ini sangat penting saat ini, karena kita menyaksikan secara langsung dampak ketergantungan pada bahan bakar fosil, di mana setiap konflik berisiko mengirimkan gelombang kejut ke seluruh ekonomi global," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam kata pengantar laporan tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mario Lemos sebut kemenangan atas Semen Padang tak diraih dengan mudah
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Motor yang Disarankan Pakai BBM RON 98
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Menkeu: S&P Tidak akan Ubah Peringkat Utang RI hingga 2028
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
16 Calon Haji Banjarbaru Disuntik Vaksin Covid-19 Jelang Keberangkatan
• 45 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Warga Sumenep Geger Temukan Benda Diduga Torpedo di Pantai, Polisi Amankan TKP
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.