Ade Armando dan Abu Janda Dilaporkan ke PMJ Gegara Potong Video Ceramah JK

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ade Armando dan Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan provokasi melalui konten video yang beredar di media sosial.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Paman Nur Lette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku pada Senin (20/4) dan tercatat dengan nomor LP/B/2767/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA.

BACA JUGA:Teladani Kartini, Nasaruddin Umar Ajak ASN Kemenag Berani Berpikir Berbeda untuk Perubahan

"Kami mendatangi Polda Metro Jaya dalam rangka membuat laporan polisi tentang dugaan tindak pidana penghasutan dan provokasi yang diduga dilakukan oleh saudara Ade Armando dan Permadi Arya melalui media sosial," katanya kepada awak media.

Menurutnyq, konten yang dipersoalkan merupakan potongan video ceramah Jusuf Kalla yang diunggah melalui platform seperti YouTube Cokro TV dan Facebook. 

Video tersebut dinilai tidak utuh sehingga memicu kegaduhan dan persepsi negatif di tengah masyarakat.

BACA JUGA:Sejarah Tanah Abang: 'Politik Jatah Preman', Pusat Perdagangan Rawan Keamanan

Dinilainya, potongan video itu bahkan memantik reaksi yang menyerang kehormatan Jusuf Kalla serta menyinggung isu sensitif terkait agama.

"Bahkan mereka ikut menyerang agama Islam, Al-Qur'an, dan Nabi Muhammad SAW," nilainya.

Ia menegaskan bahwa pemotongan video ceramah tersebut diduga dilakukan dengan unsur kesengajaan, karena menghilangkan konteks utuh dari pernyataan Jusuf Kalla.

"Kalau dipublikasikan secara utuh, masyarakat akan memahami secara komprehensif. Tapi karena dipotong, menjadi gaduh," tegasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan dampak sosial dari konten tersebut, khususnya bagi masyarakat Maluku yang memiliki sejarah konflik komunal. 

BACA JUGA:Hendrikus Rahayaan Dibayar Mahal Habisi Nus Kei? Spill Dikasih Kerjaan 1 M Ambil Ginjal Bintang

Narasi yang dinilai provokatif disebut berpotensi membangkitkan kembali trauma lama serta memecah pandangan antarumat beragama.

"Ini dikhawatirkan mengingat memori kelam dan trauma kolektif masyarakat Maluku yang pernah mengalami konflik komunal," ucapnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nilai Penting yang Perlu Ditanamkan Generasi Muda dalam Memperingati Hari Kartini
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Meski Rugi, TBS Energi (TOBA) Tetap Tebar Dividen USD8,88 Juta
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jepang Waspadai Gempa Susulan usai Guncangan yang Picu Peringatan Tsunami
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
31 Kode Redeem FF 21 April 2026: Klaim M1887 Rapper Underworld Gratis dan Bundle Langka Sebelum Hangus!
• 26 menit laluharianfajar
thumb
Timnas Indonesia U-17 Gagal Melaju Jauh di Piala AFF U-17 2026, Media Vietnam: Eliminasi yang Pahit
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.