Lombok Utara (ANTARA) - Tim SAR Mataram menyatakan dua korban yang dilaporkan hilang terseret arus di perairan Pantai Gili Trawangan Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan selamat di wilayah setempat.
"Di tengah pelaksanaan operasi pencarian hari ketiga, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa dua orang korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus saat bermain paddle di Gili Trawangan telah ditemukan dalam keadaan selamat di perairan utara Gili Air, sekitar pukul 09.00 WITA," kata Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal I Gusti Komang Aryadana di Lombok Utara, Selasa.
Baca juga: Tim SAR cari wisatawan hilang di Gili Trawangan Lombok
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban sempat bertahan di atas satu paddle board yang mereka gunakan bersama. Keduanya kemudian terbawa arus hingga memasuki jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).
"Dalam kondisi tersebut, mereka berupaya mengayuh saat arus mengarah ke tenggara hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan setempat," katanya.
Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi oleh nelayan menuju Gili Trawangan dan dibawa ke salah satu penginapan untuk pemulihan kondisi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang tengah melaksanakan pencarian segera merapat ke Gili Trawangan guna memastikan kondisi korban dan melakukan koordinasi lebih lanjut.
"Setelah menerima informasi, kami segera merapat ke Gili Trawangan untuk melakukan pertolongan lebih lanjut," katanya.
Selanjutnya, setelah kondisi membaik, korban direncanakan dibawa ke Bangsal untuk dipertemukan dengan keluarga.
Sebelumnya, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, saat para korban tengah bermain paddle dan tiba-tiba terseret arus. Laporan kejadian kemudian diterima pada Minggu malam.
Dari empat korban, dua orang lebih dahulu ditemukan dalam kondisi selamat, yaitu Hisbullah (24), warga Gerung, dan Tya (21), warga Lombok Utara.
Baca juga: Jejak sunyi Misri di Gili Trawangan
Baca juga: Kejati NTB pasang plang pengamanan dua tempat usaha di Gili Trawangan
Sementara dua korban lainnya, Romi (24), warga Lembar, dan Arin, warga Gerung sempat dalam pencarian sebelum akhirnya ditemukan selamat pada hari ketiga operasi SAR.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal, Polair Polda NTB, Polair Lombok Utara, Polsek Pemenang, TNI AL, Barasiaga, Pokmaswas Trawangan, Lembaga Adat Trawangan, Barasiaga, serta masyarakat setempat.
"Di tengah pelaksanaan operasi pencarian hari ketiga, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa dua orang korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus saat bermain paddle di Gili Trawangan telah ditemukan dalam keadaan selamat di perairan utara Gili Air, sekitar pukul 09.00 WITA," kata Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal I Gusti Komang Aryadana di Lombok Utara, Selasa.
Baca juga: Tim SAR cari wisatawan hilang di Gili Trawangan Lombok
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban sempat bertahan di atas satu paddle board yang mereka gunakan bersama. Keduanya kemudian terbawa arus hingga memasuki jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).
"Dalam kondisi tersebut, mereka berupaya mengayuh saat arus mengarah ke tenggara hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan setempat," katanya.
Setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi oleh nelayan menuju Gili Trawangan dan dibawa ke salah satu penginapan untuk pemulihan kondisi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang tengah melaksanakan pencarian segera merapat ke Gili Trawangan guna memastikan kondisi korban dan melakukan koordinasi lebih lanjut.
"Setelah menerima informasi, kami segera merapat ke Gili Trawangan untuk melakukan pertolongan lebih lanjut," katanya.
Selanjutnya, setelah kondisi membaik, korban direncanakan dibawa ke Bangsal untuk dipertemukan dengan keluarga.
Sebelumnya, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, saat para korban tengah bermain paddle dan tiba-tiba terseret arus. Laporan kejadian kemudian diterima pada Minggu malam.
Dari empat korban, dua orang lebih dahulu ditemukan dalam kondisi selamat, yaitu Hisbullah (24), warga Gerung, dan Tya (21), warga Lombok Utara.
Baca juga: Jejak sunyi Misri di Gili Trawangan
Baca juga: Kejati NTB pasang plang pengamanan dua tempat usaha di Gili Trawangan
Sementara dua korban lainnya, Romi (24), warga Lembar, dan Arin, warga Gerung sempat dalam pencarian sebelum akhirnya ditemukan selamat pada hari ketiga operasi SAR.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal, Polair Polda NTB, Polair Lombok Utara, Polsek Pemenang, TNI AL, Barasiaga, Pokmaswas Trawangan, Lembaga Adat Trawangan, Barasiaga, serta masyarakat setempat.





