TABLOIDBINTANG.COM - Kabar mengejutkan datang dari mantan personel One Direction. Setelah lama vakum, konflik lama justru kembali mencuat ke permukaan. Zayn Malik dan Louis Tomlinson dikabarkan terlibat insiden fisik saat proses syuting dokumenter yang disebut sebagai momen comeback mereka.
Insiden tersebut disebut terjadi sekitar enam bulan lalu, ketika keduanya terlibat dalam proyek film dokumenter yang rencananya akan tayang di Netflix.
Proyek ini awalnya menjadi harapan baru bagi para penggemar yang merindukan kebersamaan para personel One Direction.
Namun situasi berubah panas ketika Zayn diduga melontarkan pernyataan yang menyinggung mendiang ibunda Louis, Johanna Deakin, yang diketahui meninggal dunia akibat leukemia.
Ucapan tersebut memicu emosi Louis hingga memutuskan mundur dari lokasi.
Bukannya mereda, konflik justru memuncak. Zayn disebut-sebut melayangkan pukulan ke arah kepala Louis. Akibatnya, Louis mengalami luka serius di bagian wajah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
“Louis langsung dibawa ke rumah sakit dan mengalami gegar otak. Kejadian ini berlangsung di luar ruangan dan disaksikan banyak orang,” ujar sumber yang dikutip pada Senin (20/4).
Hubungan keduanya memang sudah lama renggang. Sejak akhir 2025, komunikasi antara Zayn dan Louis dikabarkan memburuk, bahkan sebelum kabar pembatalan proyek dokumenter mencuat ke publik.
Di sisi lain, Zayn sempat mengunggah pesan kepada penggemarnya usai dirinya dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan yang tidak diungkapkan secara detail.
“Terima kasih atas cinta dan dukungan kalian. Ini minggu yang panjang dan saya masih dalam masa pemulihan yang tak terduga,” tulisnya melalui Instagram Stories.
Kisruh ini juga berdampak pada tim produksi. Sutradara dokumenter, Nicola Marsh, sempat meluapkan kekecewaannya di media sosial.
“And there goes the last year of work,” tulisnya singkat.
Situasi yang memanas membuat pihak Netflix dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menghentikan proyek tersebut sepenuhnya. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak platform streaming terkait nasib dokumenter tersebut.
Jika benar dibatalkan, proyek ini tentu menjadi pukulan telak bagi penggemar yang sudah lama menantikan reuni One Direction di layar kaca.




