JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional, Dudung Abdurachman, ke Istana, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Dudung tiba di Kompleks Istana sekitar pukul 14.30 WIB dengan mengenakan kemeja putih.
"Semalam ditelepon oleh ajudan bahwa Bapak menghadap Bapak Presiden jam 3 sore ini," kata Dudung di Kompleks Istana, Jakarta.
Namun, Dudung mengaku belum mengetahui alasan Prabowo memanggil dirinya.
Baca juga: Menkum Ungkap Keinginan Prabowo Terhadap RUU PPRT yang Akan Disahkan
Dia menduga, Kepala Negara ingin meminta masukan serta saran sehingga memintanya untuk menghadap ke Istana.
"Saya belum tahu tadi kan saya kan Penasihat Presiden tentunya mungkin ada hal-hal yang beliau minta saran masukan. Biasanya beliau kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat," ucapnya.
Dudung juga akan menyampaikan beberapa masukan ke Presiden RI, tetapi ia enggan mengungkapnya ke publik.
"Ya itu nanti saya sampaikan ke beliau. Nanti setelah kembali nanti baru saya sampaikan," ucap Dudung.
Dudung juga menyebut, kemungkinan juga akan membahas soal situasi geopolitik di Timur Tengah.
"Ya ya ya kira-kira itulah (geopolitik Timur Tengah)," tutur Dudung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang