EtIndonesia. Amerika Serikat pada 19 April pagi diguncang tragedi penembakan besar. Insiden terjadi di kawasan permukiman di Shreveport, Louisiana, menewaskan 8 anak berusia antara 1 hingga 15 tahun. Pelaku ditembak mati oleh polisi.
Departemen Kepolisian Shreveport menyatakan bahwa mereka menerima laporan sekitar pukul 06.00 pagi dan segera menuju lokasi. Area kejadian mencakup empat titik berbeda, dengan kondisi di lokasi sangat kacau. Total 10 orang tertembak, dan hanya 2 yang selamat.
“Saat ini dipastikan bahwa dalam insiden yang bermula dari perselisihan keluarga tadi malam, sedikitnya 10 orang ditembak, di antaranya 8 telah meninggal dunia. Usia korban berkisar antara 1 hingga sekitar 15 tahun, dan semuanya adalah anak di bawah umur,” kata Juru bicara Departemen Kepolisian Shreveport, Christopher Bordelon.
Setelah melakukan penembakan, pelaku membajak kendaraan untuk melarikan diri, namun akhirnya ditembak mati dalam pengejaran oleh polisi. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku memiliki hubungan keluarga dengan sebagian korban, tetapi motifnya masih dalam proses penyelidikan.
Wali Kota Shreveport, Tom Arceneaux, menyatakan bahwa ini merupakan tragedi besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut. Ketua DPR AS, Johnson, dalam pernyataannya mengatakan bahwa di masa yang sangat sulit ini, mereka berdiri bersama para korban, keluarga mereka, dan komunitas Shreveport, serta mendoakan mereka.
Laporan oleh reporter NTD, Fu Yu.





