KBRI Tokyo: WNI Terpantau Aman, Belum Ada Laporan Korban Gempa

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi warga negara Indonesia (WNI) menyusul gempa bumi besar bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Jepang Utara pada Senin 20 April 2026 kemarin.

KBRI Tokyo mengonfirmasi belum menerima laporan adanya WNI, yang menjadi korban dalam bencana yang memicu peringatan tsunami tersebut.

BACA JUGA:30 Poster Hari Bumi 2026 Gratis dan Siap Unduh, Cocok Dibagikan ke Medsos

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula menyatakan,  koordinasi dengan otoritas setempat terus diperkuat guna memetakan dampak gempa secara akurat.

Selain itu, komunikasi berkala dilakukan dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia di wilayah paling terdampak. 

“Pemantauan kondisi terkini dari WNI dilakukan melalui komunikasi berkala dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia, khususnya di Prefektur Iwate, Aomori, dan Hokkaido,” ujar Al Aula, Senin 20 April 2026.

BACA JUGA:Ke Sekolah Rakyat Sigi, Gus Ipul Pastikan Laptop Digunakan Untuk Pembelajaran

Sebagai langkah antisipasi, KBRI Tokyo telah mengaktifkan layanan darurat, dan pusat informasi antar-masyarakat untuk mempermudah pemantauan mobilitas serta keamanan WNI di lokasi bencana.

Pihak KBRI meminta seluruh WNI agar tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi tsunami susulan. 

“Seluruh WNI agar selalu mengikuti instruksi dari pemerintah setempat jika diperlukan untuk evakuasi ke tempat yang aman,” kata Al Aula.

Lebih lanjut, otoritas Indonesia di Tokyo mengimbau para WNI untuk menjauhi area pesisir pantai dan segera menyiapkan tas darurat berisi kebutuhan pokok seperti bahan pangan, alat penerangan, dan alat komunikasi. 

BACA JUGA:Gaji Babysitter Rp30 Ribu per Jam Viral, Ini Bedanya dengan Caregiver

WNI juga diminta segera mengabari keluarga terdekat mengenai status keamanan mereka.

Berdasarkan data dari Badan Survei Geologi AS (USGS), gempa terjadi pukul 14:52 WIB dengan episentrum berada 71 kilometer dari Kota Miyako, Prefektur Iwate.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) pun sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Hokkaido, Aomori, dan Iwate yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus HIV/AIDS di Bali 2025 Capai 2.039, Dinkes Sebut 31 Persen Berasal dari Luar Daerah
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Tim Hukum Jokowi Pastikan Tak Ada Restorative Justice untuk Roy Suryo dan dr Tifa
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Puluhan Veteran AS Ditahan Saat Protes Perang Iran
• 7 jam laludetik.com
thumb
Fakta Baru di Reka Ulang: Tile Rencanakan Pembunuhan Eks Istri demi Harta
• 1 jam laludetik.com
thumb
Upaya Meminimalisir Risiko Pariwisata, Jasaraharja Putera Gandeng Kemenko Perekonomian
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.