JAKARTA, KOMPAS.com - Pembunuh Taufik Hidayat mengaku membunuh orang lain sebelum membunuh mantan istri sirinya IL di Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (16/4/2026) dini hari.
Hal ini terungkap dalam rekonstruksi kejadian yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/4/2026).
Rekonstruksi diperagakan langsung oleh Taufik yang sudah mengenakan baju oranye tahanan.
Rekonstruksi ini diperagakan dalam adegan ke-26, saat Taufik bertemu pacarnya berinisial SY di rumah kontrakan mereka.
Baca juga: Pria di Tangsel Curi Cincin dan Gelang Usai Bunuh Mantan Istri Sirinya
SY bertanya pada Taufik yang baru pulang ke rumah sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
“Lalu dijawab oleh tersangka, ‘Habis bunuh orang bertiga sama teman karena punya utang,’” kata seorang penyidik yang membacakan adegan rekonstruksi.
“Iya benar,” sahut Taufik yang duduk sambil memeragakan adegan tersebut.
Sambil mengobrol, Taufik melihat adanya telepon masuk ke ponsel SY dengan nama salah satu anak korban.
Lantas SY bertanya kepada Taufik siapa yang menelepon ke ponselnya, Pelaku menjawab tidak tahu.
Tersangka Taufik pun meminta SY mengemasi barangnya karena menduga anak korban sudah mengendus aksi pembunuhan. SY pun menuruti permintaan tersangka.
Kemudian Taufik mengeluarkan kartu SIM ponsel SY agar keberadaannya tidak diketahui.
Kemudian Taufik meminta SY mengantarkannya ke Kantor Pegadaian untuk menebus ponselnya.
Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita di Tangsel, Total 38 Adegan Diperagakan
Dalam perjalanan, Taufik membuang kartu identitasnya ke sungai untuk menghilangkan jejaknya.
Di kantor pegadaian Taufik menunggu sampai SY bertolak ke Pasar Palmerah menggunakan KRL.