Strategi Soft Power Jadi Andalan Polri dalam Penanganan Unjuk Rasa, Brimob Disiagakan sebagai Opsi Terakhir

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepolisian menegaskan penanganan massa unjuk rasa kini mengedepankan pendekatan kekuatan lunak atau soft power sebelum tindakan tegas dilakukan.

Pendekatan tersebut disampaikan oleh Ramdani Hidayat yang menekankan pentingnya edukasi, langkah persuasif, dan dialogis dalam merespons aksi massa.

Ia mengungkapkan, "Penanganan massa sekarang tidak harus dengan kekerasan. Kita tunjukkan dulu pakai 'soft power'. Ada dari Binmas (Pembinaan Masyarakat), ada dari Sabhara (Samapta Bhayangkara). Jadi, kekuatan Brimob adalah kekuatan terakhir,".

Pendekatan Persuasif Didahulukan

Ramdani menjelaskan bahwa unjuk rasa merupakan hak yang diperbolehkan selama tidak melanggar hukum atau mengancam keselamatan masyarakat.

Ia menegaskan, "Kalau unjuk rasa, semua boleh-boleh saja unjuk rasa. Namun, kalau sampai perusakan, pembakaran, kemudian membuat jiwa seseorang terancam, bahkan sampai meninggal dunia, baru kami nanti tindak. Itu sebenarnya,".

Dalam skema tersebut, Tim Penindakan Huru-Hara (PHH) Brimob memiliki fungsi untuk mencegah aksi unjuk rasa berkembang menjadi anarkis.

Brimob sendiri diposisikan sebagai kekuatan terakhir apabila situasi tidak lagi dapat dikendalikan dengan pendekatan persuasif.

Rakernis Korbrimob Fokus Samakan Persepsi

Penyamaan persepsi penanganan unjuk rasa dari tingkat pusat hingga daerah menjadi fokus dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brigade Mobil Polri.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel yang diikuti sekitar 7.000 personel Brimob.

Apel Rakernis dipimpin oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, serta dihadiri pejabat utama Mabes Polri.

Rakernis mengusung tema kesiapan Brimob dalam mengamankan situasi serta mendukung program Polri guna menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lawan Alaves, Real Madrid Wajib Menang untuk Jaga Peluang Juara
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Unjuk Rasa Warga di Kantor Gubernur Kaltim Ricuh, Massa Protes Gaya Hidup Mewah dan Nepotisme!
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
MSCI Coret Saham Indonesia Berkepemilikan Terkonsentrasi, Sinyal Keras bagi Pasar Modal
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Rioriobon Carnival Hadirkan Kostum Megah, Terinspirasi dari Sang Ratu Kalong untuk Puteri Indonesia Sulsel 1
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Menteri LH: Open Dumping Wajib Dihentikan Total pada 2026
• 18 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.