Haji 2026, Aktivasi Kartu Nusuk Dapat Dilakukan di Embarkasi RI guna Cegah Kendala di Arab Saudi

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Pemberangkatan calon jemaah haji tahun ini menghadirkan layanan inovasi digital yang berbeda dengan kebijakan aktivasi kartu Nusuk yang telah dapat dilakukan di masing-masing embarkasi seluruh tanah air.

Hal tersebut terealisasi berkat usaha Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI yang telah mengintegrasikan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) dengan platform Nusuk milik Otoritas Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi. 

Pada tahun-tahun sebelumnya, aktivasi Nusuk baru dapat dilakukan ketika jemaah haji tiba di Arab Saudi. Aktivasi tersebut dilakukan di Indonesia guna meminimalisir hambatan dan jemaah dapat lebih fokus dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam menjelaskan aktivasi Nusuk berada dalam satu rangkaian administrasi ketika segenap calon jemaah haji sudah tiba di Asrama Haji Sukolilo.

"Proses administrasi yang sekarang ini dilakukan mulai dari akomodasi, gelang, paspor, dan sampai yang terakhir nanti adalah Nusuk yang aktivasi dilakukan di sini (Embarkasi Surabaya)," ujar Anam di Asrama Haji Surabaya, Selasa (21/4/2026).

Setibanya di Asraman Haji Embarkasi Surabaya, jemaah akan melalui proses administrasi berupa pemberian akomodasi, gelang, paspor, hingga aktivasi Nusuk. Selain itu, masing-masing jemaah juga menerima uang saku (living cost) sebesar 750 riyal yang dibagikan PPIH kepada jemaah di Asrama Haji Sukolilo. 

Baca Juga

  • Densus 88: Ledakan SMAN 72 jadi Inspirasi Aksi Penusukan di Moskow
  • Kemenhaj Integrasikan Siskohat dan Nusuk Arab Saudi, Percepat Proses Visa Haji
  • Kartu Nusuk Haji 2026 Mau Dibagikan sejak di Indonesia, Ini Rencananya

Lebih lanjut, Anam menyatakan seluruh proses penerimaan calon jemaah haji Embarkasi Surabaya dirancang dapat selasai dalam waktu sekitar 90 menit saja, dan tidak disertai dengan rangkaian seremonial. 

Kebijakan tersebut diambil agar jemaah tidak kelelahan karena menghabiskan banyak waktu untuk proses administrasi, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebelum memulai perjalanan panjang ke menuju Tanah Suci. 

Secara keseluruhan, terdapat 43.625 orang CJH yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya. Jumlah ini tidak hanya terdiri dari warga Jawa Timur saja, tetapi juga mencakup CJH yang asal Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai informasi, CJH kloter 1 dan 2 Embarkasi Surabaya ini baru keluar kamar pada pukul 02.00 dini hari nanti, untuk menuju Bandara Internasional Juanda Sidoarjo. Kloter pertama dijadwalkan akan terbang ke Madinah, Arab Saudi pada pukul 09.30 WIB, sementara keberangkatan kloter kedua pada pukul 13.55 WIB.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
226 Calon Haji Kota Batu Berangkat, Wali Kota Nurochman Tergabung di Kloter 4
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Olahraga dan Resiliensi Mental: Memahami Wisdom Eileen Gu
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Ibam Dituntut Uang Denda Rp 16,5 M dalam Kasus Chromebook: Saya Tak Bisa Bayar
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
IHSG Rawan Turun, Analis Rekomendasikan Saham CDIA, BMRI, PTRO, PANI
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Comeback Dramatis Persis Solo Tekuk Bhayangkara FC
• 18 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.