Rosan Lapor ke Prabowo: Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Minat investor global terhadap Indonesia tetap kuat di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan geoekonomi dunia.

Rosan Lapor ke Prabowo: Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan bahwa minat investor global terhadap Indonesia tetap kuat di tengah meningkatnya tensi geopolitik dan geoekonomi dunia.

Hal itu disampaikan Rosan usai memenuhi panggilan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk melaporkan perkembangan realisasi investasi nasional pada kuartal I-2026 di Istana Negara, Jakarta, dikutip Rabu (22/4/2026).

Baca Juga:
Menuju Standar OECD, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi

Rosan menegaskan bahwa dinamika global seperti konflik dan ketidakpastian ekonomi sama sekali tidak menyurutkan ketertarikan investor terhadap Indonesia.

“Terlepas dari keadaan sekarang, perang, geopolitik dunia, dan geoekonomi dunia, ternyata minat dan ketertarikan mereka untuk berinvestasi di Indonesia sangat tinggi, masih sangat baik,” ujar Rosan.

Baca Juga:
Trump Batalkan ke Pakistan untuk Diskusi Damai dengan Iran, Wall Street Ditutup Melemah

Menurut dia, optimisme tersebut terlihat dari hasil rangkaian kunjungan kerja dan pertemuan dengan para pelaku usaha global di berbagai negara, termasuk Singapura, China, Korea Selatan, dan Jepang.

Dalam setiap agenda kunjungan kerja tersebut, baik dalam forum besar maupun pertemuan terbatas bersama Prabowo, dijelaskan bahwa Indonesia masih jadi primadona investasi mereka.

Rosan memaparkan bahwa sejumlah komitmen investasi yang dihimpun menunjukkan angka signifikan. Dari Jepang, potensi investasi yang tercatat mendekati USD30 miliar, sementara dari Korea Selatan mencapai sekitar USD10 miliar. Investasi dari China juga disebut tetap tinggi dan konsisten.

Rosan menambahkan bahwa tren positif ini sejalan dengan target investasi nasional yang meningkat signifikan dalam lima tahun ke depan.

Jika dalam periode 2014–2024 total realisasi investasi mencapai sekitar Rp9.100 triliun, maka pada periode 2025–2029 targetnya ditingkatkan menjadi lebih dari Rp13.000 triliun.

“Peningkatannya memang cukup signifikan, tetapi alhamdulillah target-target tersebut masih dapat tercapai. Kami berharap hal ini dapat terus terjaga,” katanya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daerah-Daerah Terguncang Akibat Gempa M 6,0 di Timor Tengah Utara, Paling Kuat Terasa di Atambua
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Sumsel perketat pengawasan sumur minyak rakyat lewat tim verifikasi
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Menkes: Penularan Campak Lebih Cepat Dari Covid-19, Vaksin Menjadi Solusi
• 14 jam lalunarasi.tv
thumb
Menkeu Purbaya: Fokus Ekonomi RI Bergeser ke Pertumbuhan Produktif dan Berkelanjutan
• 21 jam lalumatamata.com
thumb
Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Sumut, Sekdaprov: Jadilah Cerminan Terbaik Daerah
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.