CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Pertandingan pekan ke-29 Super League 2025/2026 menjadi krusial bagi PSM Makassar dan Persik Kediri.
Duel yang dijadwalkan pada Kamis, 23 April 2026 ini membawa beban sejarah dan statistik yang sangat ketat.
Berikut 5 fakta menarik PSM vs Persik:
1. Rekor Head to Head
Berdasarkan catatan sejak tahun 2004, PSM dan Persik memiliki rekor pertemuan yang sangat berimbang.
Dari 21 laga yang sudah dijalani, kedua tim sama-sama mengoleksi 6 kemenangan, sementara 9 laga sisanya berakhir imbang.
Konsistensi hasil ini menjadikan laga ini sebagai salah satu duel paling sulit diprediksi di liga.
2. Kutukan Skor Imbang
Hasil imbang seolah sudah menjadi tradisi bagi kedua tim. Pada putaran pertama musim ini di Stadion Brawijaya, laga berakhir dengan skor 1-1.
Skor yang sama juga terjadi pada pertemuan musim 2024/25 sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa secara taktikal, kedua pelatih tim sering kali berhasil mematikan pergerakan satu sama lain di lini tengah.
3. Reuni Ezra Walian
Nama Ezra Walian menjadi sorotan utama di paruh kedua musim 2025/26. Ia muncul sebagai pemain lokal dengan kontribusi gol dan assist paling signifikan bagi Persik.
Mengingat Ezra pernah berseragam PSM, penampilannya di hadapan publik Makassar selalu dinantikan sebagai ajang pembuktian profesionalisme melawan sang mantan.
4. Efisiensi Gol Menit Akhir
Statistik menunjukkan bahwa baik PSM maupun Persik memiliki kecenderungan mencetak gol di 15 menit terakhir babak kedua.
Sebanyak 30% dari total gol kedua tim musim ini tercipta di atas menit ke-75.
Hal ini memberikan peringatan bagi kedua lini pertahanan untuk menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan guna menghindari kekalahan dramatis.
5. PSM Kritis di Klasemen
Kondisi PSM sedang berada di titik kritis. Hingga pekan ke-28, Tim Juku Eja ini tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin.
Posisi ini sangat rawan karena mereka hanya berselisih empat angka dari Persis Solo yang berada di zona degradasi (peringkat 16).
Kekalahan dalam laga ini bisa membuat PSM terjun bebas ke zona merah di akhir kompetisi.




