Jaga Daya Tarik Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Penguatan Iklim Investasi, Pangkas Regulasi Penghambat, dan Terapkan Standar Global

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan kondusivitas iklim investasi nasional guna mempercepat pertumbuhan investasi dalam negeri secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani dalam keterangannya di hadapan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 21 April 2026.

Rosan menyampaikan bahwa minat investor terhadap Indonesia tetap tinggi dan menunjukkan tren yang sangat positif di tengah situasi geopolitik dunia yang dinamis. Hal ini tercermin dari realisasi investasi yang terus berjalan baik dengan peningkatan target yang cukup signifikan dalam satu dekade terakhir.

“Terlepas dari keadaan sekarang, perang, geopolitik dunia, geokonomi dunia, ternyata minat dan interest mereka untuk investasi di Indonesia itu sangat tinggi, masih sangat-sangat baik, dan ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan, walaupun itu juga sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” tutur Rosan, dikutip dari siaran pers, Rabu (22/4).

Lebih lanjut, Rosan menuturkan bahwa Presiden Prabowo menegaskan kondisi ini harus terus dijaga dan realisasi invetasi dalam negeri harus segera diakselerasi. Oleh karena itu, Kepala Negara meminta untuk menjaga iklim investasi dalam negeri tetap kondusif dan tidak terhambat oleh regulasi yang tidak efisien.

“Jangan sampai ada regulasi-regulasi kita yang justru menghambat, peraturan-peraturan kita yang justru menghambat, pertek-pertek itu juga harus, kata Bapak Presiden itu juga harus apabila menghambat itu tidak perlu ada,” jelas Rosan.

Lebih lanjut, Rosan menekankan bahwa dalam meningkatkan kualitas iklim investasi tersebut, Presiden Prabowo juga mendorong upaya pembenahan kebijakan dengan mengacu pada praktik terbaik internasional. Hal tersebut termasuk dengan melakukan perbandingan dengan negara-negara ASEAN serta standar Organisation for Economic Co-operation and Development(OECD).

Baca Juga: Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Ketua DEN, Bahas Ketahanan Ekonomi Nasional dan Strategi Antisipasi Global

“Jadi tingkatkan terus, tadi Bapak Presiden sampaikan iklim investasi yang ada di Indonesia kita lihat benchmarkingnya dengan negara-negara ASEAN, dengan peraturan-peraturan OECD, dan yang lain-lainnya,” imbuhnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Dengan iklim investasi yang semakin efisien, transparan, dan kompetitif, Indonesia tidak hanya menjaga kepercayaan investor, tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi menuju nilai tambah yang lebih tinggi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hoaks! Video aksi demontrasi menuju DPR untuk bubarkan MBG
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Timnas Indonesia Bercita Rasa Samba, 3 Pemain Brasil Egilible Dinaturalisasi dan Bela Merah Putih: Garuda Siap Ber-Jogo Bonito
• 3 menit lalutvonenews.com
thumb
WBSA Kembali Sentuh ARA, Harga Tembus Level Rp1.000 per Saham
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil dan Klasemen Serie A Pekan 33: Inter Makin Tak Terbendung, Scudetto di Depan Mata
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Wall Street Melemah, Perang Iran Masih Tekan Sentimen Pasar
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.