“Perempuan dikenal memiliki kehati-hatian yang tinggi saat berkendara, sehingga berpotensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan. Namun, hal tersebut tetap perlu didukung dengan pemahaman yang benar agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip cari aman,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, melalui keterangan resminya.
Dalam edukasi tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan untuk meningkatkan keselamatan di jalan.
Pertama, penggunaan perlengkapan berkendara atau safety gear menjadi hal mendasar. Helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, serta sepatu tertutup berfungsi melindungi tubuh dari risiko cedera sekaligus meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara. Baca Juga:
Uji Jalan B50 Sektor Otomotif Rampung Mei 2026, Dilanjutkan Cek Mesin
Kedua, pemilihan pakaian juga perlu diperhatikan. Penggunaan rok pendek atau ketat dapat mengganggu mobilitas dan berpotensi menimbulkan risiko saat mengendarai sepeda motor. Celana yang nyaman dinilai lebih aman untuk mendukung kendali kendaraan.
Ketiga, pengendara diimbau untuk selalu menggunakan lampu sein dengan benar sebagai bentuk komunikasi dengan pengguna jalan lain. Kebiasaan ini penting untuk mengurangi potensi kecelakaan.
Keempat, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi faktor utama dalam menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan.
“Selain memahami aspek teknis, pengendara juga perlu memiliki kesadaran, disiplin, dan kepedulian terhadap kondisi sekitar. Ketika hal ini diterapkan secara konsisten, maka potensi risiko dapat ditekan secara signifikan dan semangat #Cari_Aman dapat benar-benar menjadi bagian dari kebiasaan berkendara sehari-hari,” lanjut Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





