Grid.ID - Oki Setiana Dewi membongkar pelecehan seksual sesama jenis di Mesir yang diduga dilakukan oknum Ustaz Syekh Ahmad Al-Misry (SAM). Kini kasus dugaan pelecehan seksual di Mesir itu dilaporkan di Bareskrim Mabes Polri oleh Hb Mahdi.
Hb Mahdi menyebut bahwa kesaksian dari Oki Setiana Dewi menjadi salah satu bahan laporannya terhadap Syekh Ahmad Al-Misry. Oki Setiana Dewi juga nantinya akan dimintai keterangan di Bareskrim Mabes Polri.
“Saya ambil semua kesaksiannya, termasuk juga kemarin kita sebut namanya Ustazah Oki, ya karena Ustazah Oki itu kan sekarang lagi ngambil S3 di luar negeri, otomatis kan kita nunggu waktunya dia bisa kapan pulang ke Indonesia, karena dia sebagai saksi, bukan sebagai terlapor, seperti itu,” ujar Hb Mahdi saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Oki Setiana Dewi dijadikan sebagai saksi atas kasus dugaan pelecehan sesama jenis itu lantaran istri Ory Vitrio yang membongkar skandal tersebut. Di mana korban yang merupakan seorang santri di bawah umur itu mengalami pelecehan selama kurang lebih 14 hari di tahun 2025.
“Kasus yang di Mesir dia (Oki Setiana) yang ungkap,” ujar Hb Mahdi.
“Kasus yang di Mesir ini kejadiannya pada minggu terakhir bulan Agustus sampai dengan minggu pertama bulan September, artinya 14 hari. Selama 14 hari ini kejadian itu 11 hari berturut-turut,” terangnya.
Hb Mahdi mengungkapkan kronologi Oki Setiana Dewi membongkar dugaan pelecehan seksual oleh SAM terhadap santri di bawah umur. Korban ternyata memiliki seorang kakak yang mengenyam pendidikan di sekolah milik Oki Setiana Dewi.
“Kebetulan kakaknya si korban, kakaknya korban itu mendapatkan beasiswa dari Ustazah Oki. Ya, dan diperbantukan di sekolahannya Ustazah Oki. Nah si kakaknya ini tidak bisa komunikasi langsung sama Ustazah Oki, minta tolong sama orang lain,” terang Hb Mahdi mengawali penjelasannya.
“Orang lainnya ini minta izin kepada Ustazah Oki untuk memberikan nomornya Ustazah Oki kepada si kakak. Si kakak ini komunikasi sama Ustazah Oki yang akhirnya Ustazah Oki menanyakan peristiwa itu kepada si korban. Walaupun si korban saat itu tidak mengungkap 100 persen, tapi bahwa adanya pelecehan itu terungkap,” tutupnya.
Pemuka agama berinisal SAM dipolisikan terkait dugaan pelecehan seksual sesama jenis terhadap santri laki-laki oleh Hb Mahdi. Laporan tersebut kini diproses di Bareskrim Mabes Polri. (*)
Artikel Asli




