Kampung Nelayan BSI Warloka Dorong Ekonomi Pesisir NTT, 143 Keluarga Terima Bantuan Perahu

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Peresmian Kampung Nelayan BSI dilakukan oleh Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo (dua dari kiri), Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid (kanan), Staf Ahli Bupati merangkap Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Manggarai Barat Agustinus Gias (dua dari kanan) dan Kepala OJK NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata (paling kiri). (Sumber: Dok. BSI)

KOMPAS.TV - Bagi masyarakat pesisir di Desa Warloka Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaut bukan sekadar pekerjaan, melainkan cara bertahan hidup. Dengan keterbatasan sarana dan akses pasar, hasil laut yang melimpah selama ini belum sepenuhnya mampu mengangkat kesejahteraan warga.

Desa Warloka Pesisir selama ini dikenal sebagai kampung nelayan dengan potensi besar, bahkan tengah dikembangkan menjadi kawasan wisata dan kampung nelayan modern oleh pemerintah melalui Kampung Nelayan Merah Putih.

Berada di Kecamatan Komodo, Pulau Flores, desa ini hanya berjarak sekitar 20 km atau sekitar 45 menit perjalanan dari pusat wisata Labuan Bajo. Saat ini infrastruktur berupa dermaga selesai dibangun. 

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melengkapi infrastruktur yang dibangun dengan menghadirkan program Desa Binaan berupa Kampung Nelayan BSI Warloka: sebuah program pemberdayaan masyarakat yang tak berhenti pada bantuan fisik, tapi juga pendampingan usaha, pelatihan, hingga penguatan koperasi. 

Pendekatan ini membuka jalan bagi masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan harian, tetapi mulai membangun usaha yang lebih stabil dan berkelanjutan. Peresmian Kampung Nelayan Warloka ini merupakan bagian dari eskalasi masif program Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI). 

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Pada tahun 2025, BSI membuka tiga desa baru yang tersebar di Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan. Agresivitas ini mengukuhkan rekam jejak BSI yang hingga kini telah membina 20 desa dengan 7.853 penerima manfaat di 14 provinsi di seluruh Indonesia.

Digagas sejak 2024, Kampung Nelayan Desa BSI Warloka ini diresmikan Selasa, 21 April 2026 oleh Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, disaksikan Wakil Ketua Baznas RI KH Zainut Tauhid, Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur Yan Jimmy Hendrik Simarmata dan Staf Ahli merangkap Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Manggarai Barat Agustinus Gias.

Program Kampung Nelayan BSI ini langsung menyentuh kebutuhan dasar nelayan yakni perahu dan gudang dengan cold storage atau mesin pendingin yang dapat menampung hasil tangkapan nelayan serta tempat pelelangan ikan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa sebagai lembaga keuangan, BSI memiliki misi agar kehadirannya dirasakan secara inklusif semua kalangan masyarakat. 

Penulis : Natalia-Frederica

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • BSI
  • Nelayan
  • Nusa Tenggara Timur
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bak Bumi dan Langit, Segini Gaji Fantastis Jung Ho-young di Pink Spiders Bila Dibandingkan Dengan Red Sparks
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
S&P Diproyeksikan Tahan Peringkat Utang Indonesia hingga 2028, Pemerintah Fokus Perbaikan Pajak
• 15 jam lalupantau.com
thumb
543 Calon Haji Asal Subang Siap Berangkat Melalui Embarkasi Kertajati
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter di Perairan Sulut
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Orbit Bumi Terhadap Matahari Tak Sepenuhnya Bulat, Kok Bisa?
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.