Penyanyi Bunga Reyza membuat gebrakan baru dalam perjalanan karier musiknya. Selama ini dikenal lewat lagu-lagu pop bernuansa sendu, Bunga kini memperkenalkan alter ego bernama Mingse sebagai ruang untuk mengeksplorasi sisi musikalnya yang berbeda.
Kehadiran Mingse bukan sekadar gimmick. Bagi Bunga, sosok ini menjadi bentuk pembuktian atas totalitasnya dalam berkarya di industri musik.
"Kayak bahan pembuktian kalau emang aku secara menjalankan art itu into banget gitu. Jadi kalau misalkan memang Mingse ini, kita buat dia sedangdut secentil mungkin gitu. Dan sosok Bunga Reyza ini masih dengan jalannya yang biasanya nyanyi lagu pop dengan tulisan-tulisan yang dari hati, yang memang mendayu gitu," ujar Bunga dalam keterangan resminya, Rabu (22/4).
Ide menghadirkan dua persona berbeda ini bermula saat ia mendapat dua tawaran proyek musik dengan karakter yang bertolak belakang. Menariknya, Bunga mengaku menyukai keduanya.
“Awalnya adalah muncul dua tawaran dengan vibes yang sangat berbeda, tapi dua-duanya suka. Akhirnya di situ aku mikir kayak kenapa harus milih, kenapa gak dijalanin aja dua-duanya dengan persona yang berbeda gitu,” kata dia.
Dari situ, lahirlah Mingse sebagai representasi sisi lain dirinya yang lebih berani dan ekspresif, khususnya di ranah musik dangdut.
Perbedaan karakter antara Bunga Reyza dan Mingse pun cukup terasa, terutama dari segi attitude dan pembawaan saat tampil di atas panggung.
“Mungkin secara attitude, ya, maksudnya kalau Bunga Reyza mungkin tidak secentil di Mingse gitu. Karena memang dari segi pembawaan lagu juga, lagu-lagunya dari Bunga Reyza ini, kurang bisa di eksplor untuk menjadi secentil itu, dia lebih ke adem gitu,” jelasnya.
Lewat Mingse, Bunga membuka ruang baru untuk bereksperimen tanpa meninggalkan identitas utamanya sebagai penyanyi pop. Langkah ini sekaligus menunjukkan fleksibilitasnya sebagai musisi yang berani keluar dari zona nyaman dan menjajal berbagai warna musik.





