Catherine, Princess of Wales tampil menawan dalam acara peringatan hari lahir ke-100 tahun Ratu Elizabeth II. Putri yang juga dikenal dengan nama Kate Middleton tersebut hadir dalam balutan busana yang penuh penghormatan kepada sang mendiang ratu Inggris.
Acara peringatan tersebut diselenggarakan di Istana Buckingham, Inggris, pada Selasa (21/4). Kate pun memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II lewat busana yang dikenakannya, termasuk perhiasan ikonis yang kerap dipakai Elizabeth semasa hidup.
Putri Kate mengenakan gaun ungu lilac lansiran Emilia Wickstead, dengan siluet rok A-Line yang menawan. Pemilihan warna ini terbilang unik, mengingat sang Princess of Wales terbilang jarang memakai warna ini.
Warna lilac pastel muda justru cukup sering dipakai oleh Ratu Elizabeth II semasa hidup. Menurut Elle, pemilihan warna lilac menjadi cara untuk mengenang kehidupan sang ratu dengan nuansa positif.
Tak hanya itu, Kate juga memakai perhiasan yang jadi ciri khas Ratu Elizabeth II, yaitu kalung mutiara bertumpuk tiga. Semasa hidup, kalung mutiara ini merupakan perhiasan favorit Elizabeth.
Untuk perayaan satu abad ini, Kate Middleton memakai kalung asli dari koleksi pribadi Ratu Elizabeth II. Kalung ini sudah beberapa kali Kate pakai setelah sang ratu meninggal dunia pada 2022. Sang putri pertama kali memakai kalung ini pada September 2022, saat masa berkabung Elizabeth.
Dikutip dari Hello Magazine, Kate Middleton memadukan kalungnya dengan anting dari koleksi pribadi Elizabeth, yaitu Bahrain Pearl Earrings. Anting tersebut dibuat menggunakan mutiara yang dihadiahkan untuk Elizabeth di hari pernikahannya pada 1947.
Sebelum menghadiri acara perayaan hari lahir 100 tahun Ratu Elizabeth II, Pangeran William dan Kate Middleton lebih dulu memperingati momen besar ini lewat unggahan di Instagram resmi mereka, @princeandprincessofwales. William dan Kate membagikan foto masa muda Elizabeth sembari menuliskan pesan hangat tentang mendiang.
“Mengenang Yang Mulia Ratu Elizabeth II di hari lahirnya yang ke-100 tahun. Ia adalah sosok yang telah menginspirasi berbagai generasi lewat bakti seumur hidup terhadap bangsa,” tulis pasangan Wales di kolom keterangan.
Ratu Elizabeth II naik takhta pada Februari 1952 setelah ayahnya, Raja George VI, meninggal dunia akibat kanker. Upacara penobatan Elizabeth diselenggarakan setahun setelahnya, tepatnya pada 1953. Ini adalah kali pertama penobatan penguasa Inggris disiarkan secara langsung lewat televisi.
Sang ratu menjadi penguasa Inggris dengan masa kekuasaan terlama sepanjang sejarah, yakni 70 tahun. Pencapaian ini dirayakan lewat peringatan Platinum Jubilee. Namun, beberapa bulan setelah perayaan tersebut, Elizabeth meninggal dunia di Kastil Balmoral, Skotlandia. Anak tertua Elizabeth, Pangeran Charles, naik takhta menjadi Raja Charles III.





